KETAPANG – Bupati Ketapang Martin Rantan yang diwakili Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan Syamsul Islami menyatakan perang pada penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan bahan berbahaya lainnya.

Hal itu ia sampaikan saat membacakan pidato Bupati Ketapang saat memimpin apel gabungan dihalaman Kantor Bupati Ketapang, Senin (19/06).

Dikatakannya kegiatan apel ini menjadi  penting karena selain untuk  memperkuat sinergisitas atau kerjasama antara kita semua juga mengingatkan  kita akan pentingnya disiplin dan profesionalisme dalam bekerja.

Selain itu, dirinya juga menekankan pentingnya bagi ASN dalam menjaga reputasi diri sendiri maupun institusi.  ASN menurut dirinya wajib menjaga wibawa dan citra pemerintah.

“Tidak boleh lagi ada insiden memalukan seperti yang dilakukan olah oknum Pol. PP tempo hari,” papar Syamsul Islami.

Terkait hal itu ia menghimbau agar pihak  berwenang melakukan tes urin kepada yang bersangkutan dan apabila terbukti positif, maka regulasi tentang  disiplin ASN harus diterapkan kepada yang bersangkutan supaya menjadi pembelajaran bagi para ASN di lingkup Pemkab Ketapang.

“Saya ingin mengingat ASN dan non ASN agar menjaga menjaga wibawa, citra pemerintah dan pimpinan daerah. Jangan bikin malu pemda!  ini juga sudah saya sampaikan pada apel gabungan sebelumnya,” sambungnya.

“Saya juga menegaskan agar semua kepal OPD (Organisasi Perangkat Daerah) membina dan mengevaluasi kedisiplinan para  aparatur di dalam instansinya masing-masing. Kejadian yang dilakukan oleh oknum Satpol. PP jangan sampai terulang lagi,” tegasnya.

Dijelaskannya bahwa ASN itu oleh masyarakat  sering dijadikan tolak ukur, dijadikan teladan maka sudah sepatutnya menghindari narkoba. Apalagi menurutnya ASN adalah pelayan masyarakat.

“Ingat, ASN selalu dijadikan tolak ukur dijadikan contoh bagi masyarakat. Hindari yang tidak baik,  salah satunya jauhi narkoba.  “Say No to Drug, katakan tidak pada narkoba,” tagasnya.

Sebagai upaya pencegahan agar seluruh instansi  Pemerintah Kabupaten Ketapang steril dari narkoba sehingga dapat memberikan pelayanan prima pada masyarakat, Bupati memerintahkan segera dilakukan tes urin ASN secara menyeluruh di lingkup kerja masing-masing.

“Saya minta seluruh kepala OPD untuk melakukan  tes urin juga di lingkungan instansinya. Ini adalah upaya preventif untuk kita dapat bekerja secara profesional,” pungkasnya (SH).

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini