BOGOR – Bupati Landak Karolin Margret Natasa menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (02/02/2026).
Rakornas ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengimplementasikan program prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.
Rakornas 2026 yang mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045” diikuti 4.487 peserta dari seluruh Indonesia, terdiri atas menteri dan pimpinan lembaga, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forkopimda.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan memberikan arahan sekaligus membuka Rakornas secara resmi, didahului laporan Menteri Dalam Negeri. Forum ini menjadi ajang penting penyelarasan kebijakan nasional dengan pelaksanaan pembangunan di daerah.
Bupati Karolin menegaskan, kehadiran kepala daerah dalam Rakornas bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab untuk memastikan suara daerah hadir dalam perumusan kebijakan nasional.
“Rakornas ini penting karena menjadi ruang menyamakan langkah antara pusat dan daerah. Bagi kami di daerah, ini kesempatan memastikan kebijakan nasional benar-benar bisa diterjemahkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Karolin di sela kegiatan.
Menurut Karolin, sinergi pusat dan daerah menjadi kunci agar program prioritas pemerintah dapat berjalan efektif, terutama dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat di wilayah kabupaten.
“Pembangunan tidak boleh berhenti di atas kertas. Kebijakan pusat harus menyentuh langsung warga, sampai ke desa-desa. Itulah yang terus kami perjuangkan agar pembangunan berjalan lebih adil dan merata,” kata dia.
Rakornas yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri ini juga dimanfaatkan sebagai forum koordinasi lintas sektor untuk memperkuat pelaksanaan program nasional di daerah, mulai dari pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Karolin menyebut, Pemerintah Kabupaten Landak berkomitmen untuk terus menyelaraskan kebijakan daerah dengan arah pembangunan nasional, tanpa mengabaikan karakter dan kebutuhan lokal.
“Daerah siap bergerak seiring dengan pemerintah pusat. Namun pada saat yang sama, kami juga membawa aspirasi masyarakat agar setiap kebijakan tetap berpijak pada kondisi nyata di lapangan,” ujarnya.
Dengan kehadiran para kepala daerah dari seluruh Indonesia, khususnya Bupati Landak Karolin Margret Natasa, Rakornas 2026 diharapkan mampu memperkuat kolaborasi pusat dan daerah sekaligus memastikan implementasi program prioritas Presiden berjalan efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat (RED).



















