
BENGKAYANG- Perusahaan Intitama Berlian Perkebunan (PT. IBP) Kelapa Sawit menggelar apel siaga tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan bersama Pemerintah Kecamatan Ledo, Pemerintah Desa se-Kecamtan Ledo, dan Polsek Ledo ,Kapolsek Sanggau Ledo di lokasi Perkebunan PT.IBP, Rabu (26/1/2022).

Apel Siaga dihadiri Camat Ledo Marimin Kapolsek Ledo Iptu Asep Maulana, Kapolsek Sanggau Ledo Ipda Dwiyanto Bhanu, perwakilan DLHK, Perwakilan Disbun Babinkamtibmas, Manggal Agni, Kepala Desa,Kepala Dusun dan Karyawan Perusahaan.
Dalam apel tersebut, Manager PT. IBP Sagala menyampaikan, apel siaga tersebut dalam rangka membangun sinergitas dengan berbagai pihak dalam pencegahan dan penanganan karhutla diwilayah Ledo terutama di areal perkebunan. Ia berharap, dengan setelah apel siaga ini, dapat menciptakan kesiapan perusahaan secara dini dalam penanganan karhutla.
“Penanganan Karhutla menjadi tanggung jawab kita bersama, terutama di perusahaan kami. Kami berharap, dengan adanya apel siaga ini akan menjadi deteksi dini, kami dalam mendeteksi terjadinya karhutla,” ucapnya.
Perusahaan sendiri lanjutnya, sedini mungkin telah menyiapkan antisipasi, seperti penyediaan sapras, SOP dan alat deteksi hotspot di lingkungan perusahaan. Dalam mencegah karhutla tentu butuh kerjasama yang baik dari semua pihak.
“Dalam pencegahan dan penanganan karhutla PT. IBP menerapkan deteksi dini diantaranya 1) Fire Danger Rating-(FDR) berdasarkan data curah hujan harian. 2) Monitoring hotspot yang dideteksi oleh 3 satelit. 3) Telah memiliki SOP pencegahan penanggulangan dan pelaporan karhutla yang didalamnya terdapat skenario tanggap darurat penanganan karhutla pelatihan untuk tim-tim damkar di tiap unit juga diakukan secara berkala, perusahaan juga selalu siap bersinergi dalam penanganan karhutlah bersama dengan TNI Polri, perusahan sekitar dan masyarakat,” sambungnya.

Sementara itu, Camat Ledo Marimin dalam kesempatan tersebut mengapresiasi upaya perusahaan untuk mengantisipasi kemungkinan Karhutla di sekitar wilayah konsesi maupun diluar konsesi. koordinasi dan komunikasi dengan perusahaan akan terus dilakukan untuk mencegah Karhutla.
Marimin juga mengingatkan apa yang dilaksanakan hari ini untuk rutin dilakukan.
“Saya juga mengapresiasi apa yang sudah dilakukan. Bukan hanya menjaga kebun, tapi juga semua wilayah di kecamatan Ledo. Peralatan juga sudah baik, namun harus tetap ada peningkatan,” ujarnya.
Karhutla kata Marimin, menjadi tanggung jawab bersama. Sehingga itu, ia meminta agar tetap menjadi perhatian agar penanggulangan karhutla dapat ditangani secara dini.
Dalam upaya pencegahan darurat karhutla, Kapolsek Sanggau Ledo Ipda Dwiyanto Bhanu mengaku mendukung penuh dan mengapresiasi kesiapsiagaan dari perusahaan dalam pencegahan karhutla.
“Kami berterimakasih dan mengapresiasi langkah perusahaan dalam kegiatan ini sebagai upaya bersama antispasi pencegahan karhutla diwilayah Bengkayang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Manggala Agni, Wilayah Singkawang, Yuyu Wahyuni juga turut mengapresiasi langkah perusahaan jauh lebih awal melakukan kesiapan dalam pencegahan dan penanganan karhutla di Bengkayang, terutama di Kecamatan Ledo dan Sanggau Ledo.
“Baru PT. IBP yang baru mengawali apel siaga karhutla di Bengkayang. Ini wujud komitmen yang perlu di dukung,” tegasnya.
Yuyu berharap, dengan adanya kesiapan dari pihak perusahaan dapat menekankan terjadinya karhutla di wilayah perusahaan.

Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama pencegahan kebakaran Hutan dan lahan (Bin/rls).


















