KUALA BEHE – Sempat dikabarkan hilang selama tiga hari, SD (51) warga Dusun Sejaya, Desa Kuala Behe, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa pada Jum’at (29/09/2023).
Sebelum dinyatakan hilang, korban diketahui berangkat dari rumahnya untuk pergi mencari durian yang berada di bukit Simpang Desa Kuala Behe namun hingga sore hari korban tak kunjung pulang kerumah.
Atas hal itu, pihak keluarga dibantu pihak kecamatan, polisi, pihak medis puskesmas, dibantu warga pun berinisiatif mencari keberadaan korban di bukit Simping. Dari pencarian yang dilakukan warga bersama tim hanya menemukan durian sebanyak 3 buah beserta sebilah parang, sepatu dan baju panjang yang diduga milik korban, namun korban tidak ada ditemukan.
Kapolsek Kuala Behe Iptu Zulianto menjelaskan pada keesokan harinya tepatnya Rabu (27/09) tim kembali turun mencari keberadaan korban yang dibantu pihaj Basarnas Provinsi dan BPBD Kabupaten kembali menyisir bukit Simping untuk mencari keberadaan korban hingga Kamis (28/09) korban tak kunjung ditemukan.
“Pada hari Jumat 29 September tim kembali mencari korban. Sebelum mencari korban dilaksanakan ritual adat ditempat diduga korban hilang, dan sekitar pukul 14.00 WIB korban berhasil ditemukan dengan kondisi dalam keadaan telah meninggal,” ungkap Kapolsek.
Kapolsek mengatakan jasat korban sendiri ditemukan berada dilembah sekitar kebun miliknya yang berada disekitar rumpun bambu.
“Menurut keterangan pihak keluarga korban, bahwa korban mengalami depresi semenjak kematian suaminya satu tahun yang lalu dan korban sering berbicara dan mengeluh kepada keluarga dan warga ingin mengahiri hidupnya, setelah ditemukan jenazah korban dibawa kerumah duka dan dilakukan pemakaman ditempat pemakaman muslim Dusun Sejaya (RED).



















