KETAPANG – Kegiatan Musabaqh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXX Tingkat Provinsi Kalbar yang dilaksanakan di Kabupaten Ketapang Tahun 2022 resmi ditutup Jum’at (11/11).

Dalam kegiatan penutupan tersebut, Kafilah Kabupaten Ketapang berhasil masuk dalam lima besar MTQ XXX dengan berada diposisi keempat setelah sebelumnya berada diposisi ketujuh.

Sedangkan juara umum pada MTQ XXX diraih Kabupaten Mempawah, juara kedua diraih oleh Kota Pontianak, sedangkan juara ketiga direbut Kabupaten Kubu Raya dan juara kelima Kabupaten Sambas.

Wakil Bupati Ketapang Farhan yang juga Ketua LPTQ Ketapang dan Ketua Panitia Penyelenggara MTQ XXX mengucapkan terima kasih dan permintaan maaf kepada semua yang terlibat dalam penyelenggaraan MTQ XXX.

“Mohon maaf jika selama dalam kegiatan MTQ ini terdapat kekurangan dan kelemahan. Semoga kedepan kami dapat memberikan yang terbaik lagi,” ujar Wabup Farhan.

Wabup juga menyampaikan bahwa Pemkab Ketapang dan Forkopimda serta seluruh masyarakat Ketapang merasa senang, bangga dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya MTQ XXX di Ketapang yang berjalan dengan lancar, sukses, aman dan terkendali serta kehadiran peserta MTQ 14 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat.

“Semoga dengan adanya pelaksanaan MTQ ini masyarakat Kabupaten Ketapang selalu mendapat berkah, hidup yang damai, saling bertoleransi, maju dan sejahtera,” sambung Farhan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan menilai pelaksanaan MTQ XXX tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang dimilai sejak  05 hingga 11 November 2022 di Kabupaten Ketapang berjalan sukses dan berhasil dengan baik.

“Puji syukur kegiatan ini bisa sukses dilaksanakan dan berjalan dengan baik,” ungkap Wagub Kalbar.

Dalam kegiatan penutupan tersebut juga diumumkan nama-nama pemenang dalam lomba stand pamerah se Kalimantan Barat dengan juara satu diraih oleh Kabupaten Mempawah, juara dua diraih oleh Kabupaten Ketapang dan juara tiga diraih oleh Kabupaten Sanggau.

Acara penutupan rangkaian kegiatan MTQ ke XXX tingkat Provinsi Kalbar juga dimeriahkan dengan penampilan tarian kolosal Ranyao Kayong (Darnaen).

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini