LANDAK – Diduga terjatuh dari jembatan di Desa Angkanyar, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, seorang anak yang merupakan warga Desa Angkanyar dikabarkan hanyut terseret arus air.
Menyikapi informasi tersebut Kepala Desa Angkanyar Aton dalam pesan yang beredar meminta bantuan kepasa Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Landak agar dapat meluncur di tempat kejadian untuk membantu proses pencarian.
“Sehubungan adanya kejadian pagi ini tanggal 21 Agustus 2024 di Desa Angkanyar, Kecamatan Kuala Behe ada 1 orang anak jatuh dari jembatan Angkanyar hingga saat belum ditemukan karena kondisi banjir, untuk itu saya mohon kepada BPBD agar meluncur ke Desa Angkanyar untuk membantu pencarian anak tersebut,” dalam pesan yang beredar di grup Whats’App.
Sementara dari beberapa postingan warga, yang beredar tampak terlihat beberapa perahu warga dari wilayah Dusun Terap, Desa Tanjung Balai dan Ayut turun langsung membantu proses pencarian.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih menggali informasi terkait kronologi kejadian tersebut kepada para pihak terkait (RED).



















