
MELAWI- 113 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Melawi menggelar ujian sekolah berbasis komputer yang dimulai 11 hingga 18 Mei 2022.
Namun dari beberapa sekolah yang melaksanakan ujian sekolah berbasis komputer, sebagian masih terkendala jaringan Pembangkit listrik Negara (PLN)
Plt Kepala Disdikbud Kabupaten Melawi Yusenno mengatakan sedikitnya ada tiga kecamatan yang masih terkendala jaringan listrik, diantaranya Kecamatan Sokan, Tanah Pinoh,dan Tanah Pinoh barat.
“Kendala kita pada saat pelaksanaan ujian sekolah yaitu listrik,” ungkap Yusenno Kamis, (12/05/2022).
Meskipun mengandalkan mesin genset, namun pelaksanaan ujian berbasis komputer masih di rasakan belum maksimal.
“Kalau soal jaringan internet dan sarana dan prasarana lainnya masih bisa. Seperti komputer dan laptop masih bisa pinjam ke sekolah lainnya,” sambungnya.
Ia menambahkan bahwa pada tahun ini ujian sekolah diikuti sebanyak 3.233 siswa/siswi baik swasta maupun negeri yang tersebar di 11 Kecamatan di Kabupaten Melawi.
“Ujian sekolah kita menyesuaikan maka wajib gunakan komputer. Artinya kita jangan sampai ketinggalan karena semuanya sudah gunakan teknologi yang cepat,” pungkasnya (Selsius).


















