LANDAK – Bakal calon Bupati Landak Heri Saman menanggapi terkait informasi yang menyebutkan dirinya telah dikeluarkan dari partai serta kepengurusan partai PDI Perjuangan Kabupaten Landak.

Dalam jumpa persnya bersama awak usai mendaftarkan diri untuk maju di Pilkada Landak bersama bacalon wakil Bupati Landak Vinsensius, Heri Saman mengatakan, bahwa hal tersebut sudah menjadi kuesekuensi bagi dirinya yang saat ini ikut bertarung dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Landak.

“Sebagai keanggotaan partai otomatis, saya kena sanksi dan memang itu konsekuensi partai lain dicalonkan partai lain otomatis dengan sendirinya, jadi tidak ada persoalan. Kosekuensi itu tetap kita terima, apa yang kita lakukan sudah kita hitung matang-matang,” jelas Heri Saman.

Heri Saman menambahkan, selain dinyatakan telah dikeluarkan dari keanggotaan partai PDI Perjuangan, dirinya juga mengaku sudah mundur sebagai anggota DPRD Landak terpilih, begitu juga dengan Vinsensius yang telah menjabat sebelumnya sebagai Sekretaris Daerah Kabuapten Landak telah mengundurkan diri dalam jabatannya.

“Pak Vinsen sebagai Sekda mundur sebagai Sekda. Saya sebagai anggota DPRD terpilih juga mundur untuk kita ingin membangun Kabupaten Landak lebih maju,” papar Heri Saman.

Selanjutnya, Heri Saman juga mengaku optimis dapat memenangkan pertarungan di pilkada Landak pada 27 November mendatang. Rasa optimisi itu disampaikan dirinya karena adanya dukungan dari masyarakat yang menginginkan adanya perubahan di Kabupaten Landak.

“Perubahan ini mulai dari komunikasi, gaya kepemimpinan, cara pelayanan. Mana yang sudah bagus itu kita lanjutkan, mana yang belum bagus itu yang kita perbaiki,” pungkasnya (RED).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini