LANDAK – Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Batalyon Artileri Medan 16/Komposit (Yon Armed 16/Tumbak Kaputing) berlangsung di halaman markas Yon Armed 16, Senin (30/6). Tongkat komando diserahkan dari Letkol Arm Andreas Prabowo Putro kepada Mayor Arm Anggit Wijaksono.
Acara ini dihadiri Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamalulael, jajaran Forkopimda Kabupaten Landak, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutannya, Pangdam XII/Tanjungpura mengapresiasi kinerja Letkol Andreas selama memimpin, terutama dalam pelaksanaan tugas di wilayah perbatasan.
“Pendahulunya telah menunjukkan hasil yang sangat baik. Ini menjadi tantangan bagi komandan baru untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan kinerja satuan,” ujar Mayjen Jamalulael.
Ia juga menegaskan bahwa meski Yon Armed 16 bukan satuan teritorial, satuan ini tetap memiliki tanggung jawab dalam kegiatan teritorial terbatas. Pangdam berharap kepemimpinan baru dapat memperkuat sinergi dengan Forkopimda serta terus aktif dalam kegiatan sosial.
“Saya dengar satuan ini aktif dalam karya bakti. Potensi seperti ini harus terus dimanfaatkan untuk membantu masyarakat,” katanya.
Pangdam turut menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan prajurit Yon Armed 16 yang dinilai tinggi, terlihat dari kondisi markas yang bersih dan terawat, serta keberhasilan satuan dalam berbagai penugasan.
“Keberhasilan dalam tugas hanya bisa diraih dengan disiplin dan profesionalisme. Saya lihat prajurit Yon Armed 16 memiliki keduanya,” tegasnya.
Dengan pergantian komando ini, Yon Armed 16/Komposit diharapkan terus menjadi satuan yang solid, profesional, dan dekat dengan rakyat, serta mendukung penuh kebijakan Kodam XII/Tanjungpura dalam menjaga stabilitas keamanan di Kalimantan Barat (RED).



















