PONTIANAK- Pandemi COVID-19 yang merebak sejak 2020 silam menuntut pegiat bisnis untuk bertransformasi menuju digitalisasi. Meledaknya penjualan bisnis secara online kian bertambah seiring berjalannya waktu.
Hal ini memicu tantangan bagi pebisnis dalam mengembangkan usahanya, termasuk UMKM Pontianak. Melihat urgensi ini, JNE Pontianak menghadirkan JNE Goll Aborasi Ngajak Online 2022 Kota Pontianak dengan tajuk “Optimalisasi Strategi Pemasaran Bisnis Digital” yang dilaksanakan melalui virtual Rabu (26/10/2022).
Branch Manager JNE Pontianak Ion Saputra saat membuka webinar berharap agar kegiatan tersebut dapat menjadi manfaat bagi kita semua terutama pelaku UMKM di wilayah Pontianak.
“JNE berharap dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan dan mengembangkan UMKM dalam berwirausaha kedepan,” papar Ion.
Ia menambahkan dua tahun program JNE Goll..Aborasi Ngajak Online hadir di Kota Pontianak, tahun ini, JNE menghadirkan dua narasumber antara lain Esterlina selaku Owner Rerejuna Craft dan Hadi Susanto selaku Owner Arcia.
Sebagai pemilik toko kerajinan tas, Esterlina membagikan pengalamannya dalam berbisnis online yang diselimuti berbagai tantangan.
“Selama berbisnis online ini banyak proses yang dihadapi, yang pasti kita harus bisa mengoptimalkan kualitas produk khususnya karena produk custom. Saya harus membuat konten yang menarik, seperti pengambilan foto yang dapat diunggah di media sosial,”ujarnya.
Esterlina juga melihat keuntungan dalam berbisnis online khususnya melalui strategi pemasaran sehingga produk dapat diketahui khalayak luas. Ia menambahkan memasuki dunia digital, selain memilih kanal ingin digunakan, kita juga harus memahami cara kerja setiap platform.
Senada dengan pernyataan Esterline, pemilik Arcia Oil Hadi Susanto menyatakan dengan media sosial, dirinya bisa mengenalkan Arcia mulai dari bahan baku, talawang, serta memberitahu manfaat dan kegunaannya.
“Media sosial dapat merangkul masyarakat dengan cakupan yang cukup luas, sehingga saya bisa memberikan informasi dan ilmu baru mengenai talawang ini.” ujar Hadi.
Optimalisasi serta strategi dalam menggunakan media sosial jadi prioritas kedua narasumber ini dalam mengembangkan bisnis online. Tak hanya itu, Hadi juga membagikan tahapan yang perlu dilakukan selama terjun ke dunia digital.
“Kita harus menentukan dulu kanal yang ingin digunakan. Setelahnya, kita fokus ke produk untuk menjaga kualitas dan penampilan sehingga dapat menarik pengunjung dan memberikan pelayanan yang baik untuk meningkatkan loyalitas pelanggan.” ujarnya.
Tantangan yang dihadapi UMKM Pontianak selama pandemi cukup berdampak bagi perekonomian daerah. Urgensi ini dilihat oleh JNE sebagai perusahaan yang bergerak dibidang pengiriman dan logistik. Oleh karenanya, JNE menawarkan berbagai program untuk mendorong UMKM seperti memfasilitasi acara, memberikan diskon pengantaran barang, menghadirkan Roket Indonesia sebagai layanan pengiriman instan dan masih banyak lagi.
Menjelaskan Roket Indonesia sebagai program pengiriman kilat dengan layanan jemput paket, Luthfi Safitri Zein sebagai Head of Roket Indonesia juga memaparkan manfaat penggunaan Roket Indonesia.
“Roket Indonesia hadir untuk membantu pebisnis, khususnya UMKM dalam pengiriman barang secara instan dan cepat. Di Kota Pontianak sendiri, kini merupakan kota dengan pengguna Roket Indonesia yang cukup banyak.”ungkapnya
Sebagai informasi, Pontianak merupakan kota ke-53 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2022 – Goll…Aborasi Bisnis Online yang pada tahun 2021 telah dilakukan di 60 kota di seluruh Indonesia. Setelah Kota Pontianak, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Solo pada 2 November 2022 (Rls).



















