KETAPANG – Bupati Ketapang Martin Rantan yang diwakili Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Edi Radiansyah membuka kegiatan sosialisasi Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG), Perencanaan Penganggaran Pesponsif Gender (PPRG) dan penyediaan data terpilah gender Tahun 2023, Senin (06/03/2023).
Asisten Sekda dalam kesempatan tersebut menyampaikan penerapan PUG harus terlaksana disemua perangkat daerah.
“Penerapan ini masih belum seperti yang diharapkan, beberapa kendala yang dihadapi diantaranya belum optimalnya pelaksanaan sistem PPRG dan masih terbatasnya penyediaan data terpilah gender,” ujarnya.
Edi mengatakan masih banyak terdapat berbagai permasalahan pemberdayaan perempuan.
“Adanya diskriminasi terhadap perempuan dan laki-laki, kesenjangan partisipasi politik, rendahnya kualitas hidup perempuan dan anak, itu diantaranya masalah tersebut,” sambungnya
Dirinya memaparkan bahwa Pemkab Ketapang melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Ketapang melaksanakan kegiatan ini dalam rangka percepatan pencapaian Pengarusutamaan Gender di Kabupaten Ketapang.
“Sebagai upaya untuk menurunkan ketimpangan tersebut dari sisi perencanaan anggaran dilakukan melalui anggaran yang responsif gender,” jelasnya.
“Anggaran responsif gender diarahkan untuk menghapus kesenjangan dan mewujudkan kesetaraan serta keadilan gender secara menyeluruh,” pungkasnya (Darul).



















