KETAPANG – Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar apel peringatan Hari Ulang Tahun Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ke 66 Tahun 2023 yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Landak, Sabtu (28/01).
Upacara dimpimpin langsung oleh Staff Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Maryadi Asmu’e. Sedangkan sebagai komandan upacara, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Ketapang Anwar, dan pembacaan teks Pembukaan UUD 1945 Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil Kabupaten Ketapang serta pembacaan Sejarah Pembentukan Provinsi Kalimantan Barat oleh Kepala Dinas Pendidikan Ketapang.
Gubernur Kalimantan Barat dalam sambutannya yang dibacakan Staff Ahli Bupati Ketapang mengatakan bahwa memasuki usia Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ke-66 tahun ini, pelaksanaan pembangunan di provinsi Kalimantan Barat terus mengalami kemajuan dari waktu ke waktu.
“Kemajuan tersebut dapat dilihat dari capaian Desa Mandiri dimana pada tahun 2018 silam hanya terdapat 1 (satu) Desa mandiri di Provinsi Kalimantan Barat yang selanjutnya meningkat signifikan menjadi 586 Desa Mandiri pada tahun 2022. keberhasilan tersebut juga diikuti dengan keberhasilan Provinsi Kalimantan Barat dalam mengentaskan status Desa sangat tertinggal,” jelasnya.
Selanjutnya ia mengatakan bahwa Provinsi Kalimantan barat terus bergerak maju dalam mewujudkan sumberdaya manusia yang berkualitas, hal ini dapat dilihat pada capaian indeks pembangunan manusia yang kembali meningkat menjadi 68,63% dengan laju pertumbuhan sebesar 1,08%. Laju pertumbuhan IPM Kalimantan Barat tersebut merupakan laju pertumbuhan IPM tertinggi ke empat secara nasional dan lebih tinggi dari laju pertumbuhan IPM nasional.
“Oleh karena itu, Saya mengajak kita semua untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dan menciptakan generasi-generasi yang cerdas, sehat, produktif, dan inovatif,” ujarnya.
“Kita berharap segala upaya yang telah dan akan kita laksanakan, membawa Provinsi Kalimantan Barat yang kita cintai ini semakin maju di masa yang akan datang,” tutupnya.
Adapun peringatan HUT Pemprov Kalbar ke-66 dengan tema “Kalbar Maju Lingkungan Hidup Lestari dalam Keberagaman,” dilaksanakan secara sederhana dan penuh khidmat dengan memakai baju adat nusantara (Darnaen).



















