BENGKAYANG – Dewan Adat Dayak Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang menggelar Focus Group Discussion bersama sejumlah pihak terkait yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Jagoi Babang, Kamis (12/01/2023).

Focus Group Discusssion yang dilaksanakan tersebut sebagai langkah awal dari DAD Jagoi Babang dalam mempersiapkan peresmian PLBN Jagoi Babang.

“Kita ketahui bersama dalam waktu yang tidak lama PLBN Jagoi Babang ini akan diresmikan langsung oleh Bapak Presiden RI, yang artinya Kecamatan Jagoi Babang Kabupaten  Bengkayang akan sah menjadi wilayah perbatasan yang defenitif, maka dari itu saya selaku Ketua Dewan Adat Dayak Kecamatan Jagoi Babang memandang perlu adanya kegiatan ini yang bertujuan untuk mempersiapkan masyarakat dari segi mental dan psikologis karena apa, karena jika sudah berdiri dan berjalan nya PLBN akan ada aturan-aturan/Undang-Undang yang mengatur, mengikat setiap warga Indonesia sehingga masyarakat Kecamatan Jagoi Babang tidak kaget dengan adanya aturan-aturan tersebut yang otomatis akan berpengaruh kepada kebiasaan sehari-sehari warga masyarakat yang ada di wilayah perbatasan Jagoi Babang ini,” ucap Ketua DAD Kecamatan Jagoi Babang Kasminto.

Untuk itu, dirinya meminta agar masing-masing Kades dan Kadat yang ada di desa-desa agar dapat memberikan informasi dan himbauan kepada masyarakat agar untuk tetap dapat menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Jagoi Babang ini tetap kondusif, karena dapat dipastikan setelah sahnya Jagoi Babang menjadi wilayah perbatasan yang defenitif dengan adanya PLBN, akan mengundang banyak investor sehingga kerja sama yang baik dari masyarakat untuk menjaga keamanan di Kecamatan Jagoi Babang sangat berperan penting.

“Jangan nanti ada investor dari luar datang karena masyarakat Jagoi Babang belum siap mental dan psikologis nya dan tidak mampu bersaing dengan orang luar, timbul kecemburuan sosial sehingga terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi,” sambung Kasminto.

Sementara itu, Camat Jagoi Babang Saidin, menyampaikan perlunya kesiapan dari masyarakat, karena akan berdampak baik dari segi ekonomi dan keamanan, sehingga diperlukan kesiapan dan kerja sama yang baik dari masyarakat Jagoi Babang baik dari segi sosial, budaya, keamanan serta sikap dan perilaku masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Dewan Adat Dayak (DAD) karena telah mempunyai gagasan awal dalam menyikapi situasi kedepan di wilayah Kecamatan Jagoi Babang. Dengan kegiatan forum diskusi ini  saya berharap  dapat menjadi sarana penyampaian informasi dari pengurus desa dan perangkat adat kepada masyarakat dan dapat menyerap informasi untuk disampaikan kepada pemerintah,” tuturnya (Bin).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini