LANDAK – Pj. Bupati Landak Samuel menghadiri tanam padi perdana di Desa Kelampai Setolo, Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak, Rabun(31/05).

Kegiatan tanam padi perdana tersebut, turut dihadiri Staf Ahli Bupati Landak, Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Landak, Kepala Dinas PPKP Landak, Kepala Dinas Kumindag Landak, Forkopimcam Meranti, Kepala Desa Kelampai Setolo beserta jajaran, para petani, serta tamu undangan lainnya.

Samuel dalam kesempatan itu menyampaikan selamat atas terselenggaranya tanam padi perdana di Desa Kelampai Setolo.

“Saya sangat bangga dan bersyukur karena para petani yang telah berkontribusi nyata terhadap upaya peningkatan produksi dan produktivitas beras di Kabupaten Landak,” ujar Samuel.

Samuel mengatakan bahwa penetapan waktu tanam dan pola tanam yang tepat merupakan salah satu kunci keberhasilan panen dan produksi tanaman pangan.

“Saya memperoleh informasi bahwa kita akan menghadapi fenomena El Nino. Dalam sektor pertanian, fenomena ini dapat menjadi tantangan besar karena sapat mengganggu pola cuaca yang berdampak pada produksi pertanian dan kesejahteraan petani. Hal yang perlu kita waspadai adalah kekeringan, gangguan musim tanam, penyakit dan hama tanaman, penurunan kualitas tanaman, dan ketidakstabilan pasar,” terang Samuel.

Dirinya juga menghimbau para petani agar segera melakukan tanam padi sesuai dengan Surat Edaran Bupati Landak Nomor 501/228/DPPKP/2023 tentang Gerakan Percepatan Tanam Padi Periode Musim Tanam April-September Tahun 2023 di Kabupaten Landak.

“Target luas tanam kita untuk periode April-September tahun ini adalah 45.100 Hektar. Mari kita sukseskan gerakan percepatan tanam ini demi menjaga ketersediaan pangan di wilayah kita,” terang Samuel.

Ia juga meminta kepada para penyuluh agar selalu membimbing, mengedukasi, dan memotivasi petani dalam upaya mensukseskan gerakan tersebut.

“Selain itu, kepada para petugas statistik tanaman pangan agar selalu melaporkan perkembangan luas tanam di wilayah kerja masing-masing secara berjenjang, kirimkan laporan harian ke Kabupaten yang kemudian akan dilanjutkan ke Dinas Provinsi dan Pusat karena dengan adanya laporan ini, akan dijadikan sebagai indikator sejauh mana kita semua sudah bekerja, dengan begitu, target tanam yang telah ditentukan terukur dan bisa dicapai,” tukas Samuel.

Selanjutnya Samuel juga menyatakan bahwa pemerintah akan terus berkomitmen untuk mendukung petani, dan selalu bersinergi baik bersama pemerintah provinsi, maupun P
pemerintah pusat, dan pihak lainnya.

“Adapun komitmen tersebut diwujudkan dalam berbagai program pemerintah seperti melalui pengadaan benih unggul bersertifikat, pupuk bersubsidi, penyediaan sarana dan prasarana pertanian, serta program-program lainnya,” tutup Samuel (RED).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini