
LANDAK- Sebanyak 35 kepala keluarga di Desa Darit, Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak menerima bantuan rumah swadaya, pelaksanaan Program Kegiatan Bantuan Stimualan Rumah Swadaya (BSRS) Kabupaten Landak Tahun Anggran 2022, Sabtu (25/6/2022).
Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Landak Heri Saman didampingi Ketua Komisi C DPRD Landak Margareta beserta dua anggota Komisi C DPRD Landak, Kepala Dinas PUPRPERA, Kabupaten Landak Camat Menyuke, Kepala Desa Darit Perwakilan, Danramil Menyuke, perwakilan Kapolsek Menyuke, serta pihak Bank Kalbar.
Ketua DPRD Landak Heri Saman mengatakan untuk Desa Darit, Kecamaran Menyuke sendiri program bantuan rumah swadaya tersebut diterima oleh 35 kepala keluarga dari 78 usulan yang disampaikan oleh pihak desa, dimana masing-masing kepala keluarga menerima bantuan sebesar Rp. 35.000.000 yang bersumber dari dana DAK dan DAU.
“Harapan kita program ini bisa terlaksana dengan baik, makanya saya minta tadi kepada Ketua Komisi C untuk bersinergi dengan OPD terkait untuk melakukan pengawasan. Karena ini salah satu program pengentasan kemiskinan salah satunya adalah bidang perumahan atau rumah tidak layak huni,” jelas Heri Saman.
Ia menambahkan untuk wilayah Kabupaten Landak sendiri menurut dirinya masih banyak rumah yang tidak layak huni, sehingga dirinya bersyukur pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Landak mendapatkan alokasi sebanyak 280 unit bantuan rumah swadaya sehingga dengan 280 unit ini bisa mencicil penentasan kemiskinan dibidang perumahan.
“Dengan alokasi anggaran berasal dari DAK dan DAU. Ini komitmen kita bersama dengan pemerintah Kabupaten Landak, terima kasih juga kepada pemerintah pusat yang mana sudah mengalokasikan DAK sehingga bisa membantu kita di daerah dalam hal menangani rumah yang tidak layak huni untuk kita bantu,” sambung Heri Saman.
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Landak Margareta mengatakan kehadiran Komisi C yang merupakan mitra Dinas PUPRPERA adalah untuk mengawal agar program tersebut dapat berjalan dengan baik, untuk selanjutnya menyerap aspirasi masyarakat sehingga kedepan yang belum dikerjakan dapat diusulkan saat rapat dengar pendapat maupun rapat Banggar untuk selanutnya dapat ditambah anggaran atau alokasi nya khususnya dibidang perumahan.
“Kepada para penerima pastinya ini bisa dilanjutkan, karena para penerima juga melihat masih ada disekitar mereka yang masih membutuhkan artinya masyarakat di kampong tersebut masih ada yang memerlukan bantuan rumah seperti yang mereka dapatkan hari ini,” papar Margareta.
Disisi lainnya, Kepala Dinas PUPRPERA Kabupaten Landak Erani mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Landak yang telah mendukung sehingga program tersebut dapat berjalan dengan baik.
“Untuk mendukung program ini memang secara bersama-sama saling berkolaborasi, secara tim yang solid sehingga masyarakat bisa mendapat mamfaatnya. Kita memang tidak bisa sekaligus tetapi bertahap dan melalui tahapan-tahapan ini pelaksanaan nya dapat tepat waktu, tepat sasaran dan mamfaatnya bisa dirasakan sehingga pada masa yang akan datang akan ada bantuan-bantuan yang seperti ini,” pungkasnya (Sab).


















