LANDAK – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa resmi dilantik sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Landak masa bakti 2026-2030. Pelantikan ini berlangsung dengan penuh optimisme dan semangat kebersamaan untuk memajukan prestasi olahraga daerah, meski di tengah kondisi efisiensi anggaran.
Usai pelantikan, Karolin langsung menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan potensi yang ada. Ia menyadari bahwa tantangan ke depan tidaklah mudah, namun hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti melakukan pembinaan atlet.
“Jadi ketua di zaman efisiensi. Nah, tidak apa-apa. Dengan sumber daya yang ada, kita harus bisa mengoptimalkan olahraga di Kabupaten Landak,” ujar Karolin, Rabu (08/07/2026).
Menurut Karolin, pembinaan olahraga yang berjenjang dan berkelanjutan sangat penting. Ia ingin menjadikan dunia olahraga tidak sekadar sebagai ajang kompetisi, melainkan jalan keluar dan jembatan kesuksesan bagi generasi muda di Kabupaten Landak.
“Semoga kita bisa semakin kreatif, semakin efisien. Namun tetap berorientasi pada usaha kita bersama memajukan olahraga. Sehingga jalur olahraga kita bisa maju, berprestasi, namun juga bisa menjadi sebuah gerbang menuju masa depan bagi anak-anak muda kita agar mereka bisa mengambil tiket mencapai prestasi di tingkat provinsi, nasional, dan bahkan mungkin internasional,” tegasnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Karolin menyatakan bahwa kepengurusan baru ini harus langsung bergerak cepat. Mengingat, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat tahun 2026 sudah di depan mata.
“Kita akan segera rapat, kemudian membahas mengenai program prioritas, dan langsung bekerja setelah dilantik. Jadi waktunya mepet untuk pengurus KONI, untuk mempersiapkan keikutsertaan kita dalam Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026,” tambah Karolin yang juga menginstruksikan perbaikan tata kelola organisasi agar lebih transparan.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Provinsi Kalimantan Barat, Daud Yordan, yang melantik langsung kepengurusan tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen yang ditunjukkan oleh Karolin dan jajarannya. Ia bahkan menyoroti kekompakan pengurus KONI Landak yang tampil rapi dengan setelan jas.
“Baru kali ini, Bu Ketua, saya ngelihat pelantikan kepengurusan pakai jas. Kami di KONI (provinsi) saja pakai seragam biasa. Wah, ini kan semangat tandanya,” kelakar Daud Yordan yang disambut tepuk tangan hadirin.
Mantan juara dunia tinju ini menaruh harapan besar pada kepengurusan di bawah kendali Karolin. Mengingat rekam jejak Kabupaten Landak yang memiliki segudang atlet potensial, Daud berharap prestasi Landak di ajang Porprov dapat terus dipertahankan atau bahkan ditingkatkan sebagai tiket menuju Pra-PON.
“Kami berharap dari Kabupaten Landak ini, yang pada tahun 2022 itu jadi runner-up atau nomor dua posisinya, di periode ini atau di tahun ini, saya kira mudah-mudahan bisa terus dipertahankan. Karena memang banyak sekali atlet-atlet yang bisa berprestasi,” pungkas Daud.
Dengan sinergi antara KONI Kabupaten Landak, KONI Provinsi, dan seluruh insan olahraga, kepengurusan baru ini diharapkan mampu mencetak sejarah baru dan mengharumkan nama Kabupaten Landak di kancah nasional (RED).



















