
KETAPANG – Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar kegiatan ramah tamah malam Ta’aruf, yang digelar di Pendopo Bupati Ketapang Jum’at (04/10/2022).
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari pelaksanaan MTQ ke-XXX tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2022 di Kabupaten Ketapang.
Wakil Bupati Ketapang Farhan, dalam kesempatan tersebut mengucapkan selamat datang kepada para kafilah dan pendamping dalam rangka mengikuti MTQ ke-30 tingkat Provinsi Kalbar.
“Semoga kehadiran Bapak Ibu di Ketapang ini tenang, damai dan dapat melaksanakan kegiatan MTQ serta mengikuti perlombaan nanti dengan nyaman pula dan tentu ini harapan kita bersama,” ujar Wabup Farhan.
Wabup Farhan menuturkan bahwa kegiatan malam ta’aruf ini merupakan rangkaian dari pelaksanaan MTQ ke-XXX dan besok harinya dilanjutkan dengan pawai ta’aruf dan siang pelantikan dewan hakim serta sore hari pembukaan pameran.
“Harapan kami Bapak Gubernur dapat membuka dan hadir bersama masyarakat Kabupaten Ketapang dan para kafilah yang datang dari 14 Kabupaten/Kota. Untuk itu, dalam kesempatan berbahagia ini kami Pemda Ketapang mengucapkan terima kasih atas ditunjuknya kami sebagai tuan rumah,” sambung Wabup Farhan.
“Mudah-mudahan apa yang kami kerjakan mendapat kemudahan dan kelancaran serta mendapat kesuksesan didalam pelaksanaan nanti,” cetusnya.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji, sangat kagum dengan kemeriahan dan antusias masyarakat pada perhelatan MTQ ke-30 tingkat Provinsi Kalbar di Kabupaten Ketapang.
“Saya melihat sepanjang jalan kemeriahan MTQ sudah terlihat, ini menunjukkan bahwa panitia, pak Bupati dan Wakil Bupati Ketapang mempersiapkannya dengan sangat baik,”
Selain itu Sutarmidji juga menambahkan bahwa ajang MTQ ini dapat memupuk silaturahmi tidak hanya dengan sesama agama, namun juga lintas suku dan agama.
Selanjutnya Gubernur Kalbar ini juga menegaskan bahwa kesuksesan MTQ sangat tergantung dengan dewan hakim.
Dirinya meminta kepada para dewan hakim untuk benar-benar bekerja secara profesional.
“Saya pesan dengan dewan hakim, agar menilai peserta yang betul-betul punya potensi maju ke depan, kalau ada kelemahan dari sisi bacaan, tajwid dan sebagainya harus menjadi catatan, sehingga itu bisa menjadi perbaikan dalam pembinaan ke depan,” sambungnya
“Saya berharap, MTQ ke-30 di Kabupaten Ketapang ini mampu melahirkan para qori dan qoriah yang dapat bersaing pada di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya (Darnaen).


















