Oleh: Sitri
Melalui tulisan ini hatiku bicara tentang dia yang tiba-tiba tiada menciptakan berjuta kenangan meninggalkan berjuta kepedihan
Dibawah gelap langit dan bintang yang menghiasi
Aku memejamkan mata, bertanya pada diri sendiri apakah maksud dari semua ini
Berpegang pada harapan yang sia-sia
Kepada dia yang hanya sebatas singgah
Memberi perhatian hanya sebagai pemanis diawal perkenalan
Setiap kata yang keluar dari mulutnya bagai racun yang mematikan
Mematikan logika, membuatku tak lagi dapat berfikir
Kini semua hanya sebatas kenangan,
Kenangan yang mengajarkanku banyak hal tentang kedewasaan mengingatkan ku betapa bahagianya saat itu,
Saat dimana ia hadir dan membuat aku berpikir dialah orangnya,
dan akhir dari sebuah penantian panjang.






















