LANDAK – Pj. Bupati Landak Samuel diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Landak Banda Kolaga menghadiri gerakan penanaman pohon serentak diseluruh desa di Indonesia. Di Kabupaten Landak penanaman pohon difokuskan di SMP Negeri 8 Ngabang, Plasma 1 Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Senin (20/03/2023).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala UPT wilayah Landak, Kecamatan Camat Ngabang, Kepala Desa Amboyo Inti, BhabinKamtibmas Desa Amboyo Inti, Babinsa Desa Amboyo Inti, BPD Desa Amboyo Inti, Kepala sekolah SMP Negeri 9 Ngabang, Ketua PKK Desa Amboyo Inti, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, warga Desa Amboyo Inti, dan para kelompok peduli lingkungan.
Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Landak Banda Kolaga mngapresiasi Pemerintahan Desa Amboyo Inti yang telah menyiapkan kegiatan dengan baik. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membangkitkan semangat masyarakat khususnya kaum muda dalam mewujudkan kondisi alam yang lestari demi terciptanya kualitas lingkungan hidup yang lebih baik.
“Perlu komitmen bersama dalam mengupayakan penyelamatan hutan dan lahan. Deforestasi menyumbangkan lebih kurang 12 sampai 18% emisi karbon, dan nilai tersebut setara dengan emisi karbon dari transportasi diseluruh dunia. Oleh karena itu, perlunya komitmen kita bersama dalam mengupayakan penyelamatan hutan dan lahan, salah satunya dengan rehabilitasi lahan kritis khususnya di Kabupaten Landak,” ujar Banda saat menyampikan sambutan PJ Bupati Landak.
Banda berharap agar semangat generasi muda mampu mempelopori berbagai kegiatan positif bagi lingkungan, agar dapat memberikan pengaruh positif terhadap lingkungan. Selain itu kelompok masyarakat peduli lingkungan untuk mendongkrak daya saing Kabupaten Landak ke depan yang diimbangi dengan daya dukung lingkungan hidup yang lebih baik.
“Para kelompok masyarakat peduli lingkungan juga diharapkan menjadi cerminan generasi muda agar dengan demikian secara bersama sama dapat mendongkrak daya saing Kabupaten Landak ke depan yang diimbangi dengan daya dukung lingkungan hidup yang lebih baik,” harap Banda.
Selanjutnya Banda juga mengajak masyarakat agar bersama-sama mengembalikan dan menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Landak.
“Pada kesempatan ini saya meminta kepada kita semua yang hadir di sini untuk bersama sama mengembalikan dan menjaga kelestarian lingkungan, utamanya di daerah lahan kritis yang jika kita biarkan dapat membawa bencana bagi kita, saya kira kita perlu memulai hal hal kecil yang berkaitan dengan konservasi terhadap flora dan fauna, penanaman kembali, dan reboisasi di kawasan kawasan yang rawan terhadap bencana banjir atau longsor yang mana masih sering terjadi di Kabupaten Landak,” tutup Banda (RED).



















