LANDAK – Yayasan Pemadam Kebakaran Darma Suci Abadi Ngabang menggelar latihan penggunaan alat pemadam api (Apar) yang dilaksanakan di halaman Polsek Ngabang, Sabtu (29/07).
Kegiatan pelatihan tersebut turut dihadiri Kapolsek Ngabang Kompol Wahyu Hartono, KBO Sat Binmas Polres Landak Ipda Deni Hermawan, regu pemadam Bhakti Suci Ngabang regu pemadam Bhakti Sentosa Ngabang, regu pemadam Bhakti Abadi Ngabang regu pemadam Bhakti Damai Ngabang, regu pemadam Bhakti Murni Ngabang, regu pemadam SAPPAKAD 137 Pahauman, regu pemadam Redkar Tumahe Raya Desa Paloan dan perwakilan rumah makan, toko dan masyarakat.
Ketua Pemadam Bhakti Damai Liong Candra dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan untuk menghadiri acara tersebut.
“Kita mengajari dan memberi materi dari pengalaman kami yang sering terjadi di lapangan. Akibat kesalahan kecil yang dapat menimbulkan masalah besar. Maka dari itu kami disini memberikan pemahaman tentang cara-cara memadamkan api baik menggunakan alat pemadam api ringam (APAR) maupun alat pemadam api tradisional (APAT),” ungkap Liong.
Disisi lainnya, anggota SAPPAKAD 137 Pahuman Best mengatakan melalui pelatihan yang diberikan tersebut, diharapkan dapat memberikan mamfaat bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan pelatihan terutama untuk penanganan dini jika terjadinya kebakaran.
“Bahwa mamfaatnya sangat besar, khususnya ibu-ibu rumah tangga yang belum mengenal apa itu Apar, dan Apat. Tadi sudah dipraktikan bersama-sama bahwa kegiatan ini ditujukan pada ibu-ibu supaya mereka lebih sigap kalau terjadi misalnya kebocoran kompor dirumah masing-masing,” ungkap Best
Sementara itu, KBO Sat Binmas Polres Landak Ipda Deni Hermawan dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk dipahami oleh para peserta yang hadir untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadinya kebakaran.
“Apa lagi bagi para ibu-ibu yang sering ditinggal oleh para suami dalam bertugas. Kegiatan hari ini kita akan diberikan pelatihan dalam penggunaan Apar dan juga Apat,” papar Deni.
Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan peragaan cara pemadaman api dengan menggunakan apar dan cara memadamkan api dengan pemadaman tradisional.
Berikut cara-cara dini yang harus dipahami jika terjadinya kebakaran serta memadamkan api salah satunya bagaimana cara memadamkan api dalam kuali diatas kompor
1. Cari kain yang dibasahi seperti handuk, karung goni atau pun selimut tebal.
2. Tutup dengan perlahan dan jangan kita lempar atau kibas api tersebut karena sangat berbahaya.
Adapun praktek kedua cara penggunaan alat pemadam api ringan (APAR). Apabila ada kebakaran sesungguhnya dengan Api yang sedikit besar langkah yang harus dilakukan diantaranya :
1. Ambil tabung APAR.
2. Tekan buka atau tarik pin penguncinya.
3. Lihat dulu arah angin, jangan berdiri berlawanan dengan arah angin karena sangat berbahaya.
4. Semprot atau tekan Apar tersebut secara terarah sambil dilingkari atau putari lokasi yang terbakar tersebut sampai api benar-bebar padam (RED).



















