LANDAK – Akses jalan Ngabang-Jelimpo, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, kembali dibuka setelah sempat ditutup sejumlah warga menyusul kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor, Sabtu (3/10/2026) malam.

Kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di Jalan Raya Ngabang-Sanggau, tepatnya di kawasan Kase, Kecamatan Jelimpo.

Peristiwa itu melibatkan sepeda motor Yamaha Vega tanpa nomor polisi yang dikendarai Ardi (36), warga Dusun Kase, Desa Jelimpo, dengan sebuah mobil yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Akibat kejadian tersebut, Ardi meninggal dunia.

Pasca kecelakaan, sejumlah warga melakukan penutupan akses jalan sebagai bentuk tuntutan agar insiden tersebut mendapat penanganan dan pertanggungjawaban dari pihak terkait.

Kasat Lantas Polres Landak, IPTU Risandiy Indra Waspada, mengatakan situasi di lokasi kini telah kondusif setelah kepolisian melakukan mediasi dengan pihak-pihak terkait.

“Situasi saat ini sudah kondusif. Akses jalan Ngabang-Jelimpo telah kembali dibuka setelah dilakukan mediasi oleh pihak kepolisian,” ujar IPTU Risandiy.

Ia menjelaskan, langkah mediasi dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memastikan arus lalu lintas kembali berjalan.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas.

Sementara itu, terkait kecelakaan yang merenggut nyawa pengendara sepeda motor tersebut, Satlantas Polres Landak masih melakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kronologi kejadian serta mengidentifikasi kendaraan yang terlibat.

Dengan dibukanya kembali akses jalan tersebut, arus lalu lintas Ngabang-Jelimpo diharapkan kembali normal sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung seperti biasa (RED).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini