LANDAK – Pj. Bupati Landak Samuel yang diwakil Asisten Administrasi Umum Sekda Landak Theresia Limawardani membuka kegiatan Lokakarya 7 Calon Guru Penggerak Angkatan 7 dengan tema “Festival Panen Hasil Belajar di Kabupaten Landak Tahun 2023” yang dilaksanakan di aula besar Kantor Bupati Landak, Selasa (04/07/2023).

Kegiatan tersebut turut dihadiri dalam Ketua Komisi C DPRD Landak, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Landak, Dewan Pendidikan Landak, Bapak dan Ibu pengawas sekolah TK, SD, SMP, dan SMA, Bapak dan Ibu Kepala Sekolah GGP, Bapak dan Ibu teman-teman pengajar praktik, serta tamu undangan lainnya.

Asisten Sekda Landak Theresia dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa pendidikan guru penggerak merupakan kegiatan pengembangan profesi melalui pelatihan dan pendampingan.

“Program ini bertujuan memberikan bekal kemampuan kepemimpinan pembelajaran dan pedagogi kepada guru sehingga mampu menggerakkan komunitas belajar serta menjadi pemimpin pendidikan yang dapat mewujudkan rasa nyaman dan kebahagiaan peserta didik,” terang Theresia.

Dirinya menambahkan kemampuan menggerakkan komunitas belajar merupakan kemampuan guru memotivasi dan terlibat aktif bersama anggota komunitasnya untuk bersikap reflektif, kolaboratif serta berbagi pengetahuan.

“Komunitas pembelajar guru diantaranya Pusat Kegiatan Gugus (PKG), Kelompok Kerja Guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK), serta Komunitas Praktis (Community of Practice) baik di dalam satuan pendidikan atau dalam wilayah yang sama,” sambung Theresia.

Ia menyampikan bahwa berdasarkan Permendikbudristek Nomor 40 Tahun 2021 Tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah dan Pasal 13 Permendikbudristek Nomor 26 Tahun 2022 Tentang Guru Penggerak menyatakan bahwa sertifikat guru penggerak digunakan untuk pemenuhan salah satu persyaratan sebagai kepala sekolah, pengawas sekolah, atau penugasan lain.

“Saya berharap kepada Bapak/Ibu calon guru penggerak dapat menjadi penggerak untuk lebih menguasai kompetensi dalam hal menjadi pemimpin pembelajaran mendidik dan menjadi mentor bagi guru-guru lainnya,” tutup Theresia (RED).

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini