KETAPANG – Bupati Ketapang Martin Rantan meresmikan lapangan sepak bola Upui Sekawak Desa Belaban, Kecamatan Marau, Sabtu (03/02/2024).
Peresmian tersebut ditandai dengan pemukulan gong dan pambukaan tirai nama lapangan sepak bola oleh Ketua PKK Ketapang Elisabeth Betty Martin didampingi Wakil Ketua PKK, Ervani Masitha Farhan dan Ketua Dharwanita Ketapang Lusia Dewi Alexander Wilyo.
Bupati Ketapang dalam kesempatan berharap lapangan sepakbola Upui Sekawak ini kedepannya bisa lebih bagus lagi.
“Tentunya pertama dengan intervensi APBD, karena Desa Belaban ini merupakan salah satu Desa Mapan dan juga ajaklah para donatur menjadi sponsor tetap” ujar Bupati.
Bupati menjelaskan bahwa nama lapangan Sepakbola Upui Sekawak diambil dari nama seseorang yang dulu bertapa dibukit Belaban.
“Oleh sebab itu tempat di bukit belaban ini, kita akan jadikan situs keramat. Saya minta Kepala Desa untuk mengajukan ini kepada pemkab Ketapang dan dilengkapi dengan latar belakang sejarah Upui Sekawak.
“Mudah-mudahan dari lapangan Sepakbola ini ada pemain handal yang menjadi pemain ditingkat Daerah, Provinsi, Nasional maupun Internasional,” harap Bupati.
Bupati juga mengaku senang dan bangga karena diundang meresmikan lapangan sepakbola.
“Saya baru ini semenjak jadi Bupati Ketapang meresmikan kapangan sepkbola bola,” ucapnya.
Bupati berharap agar lapangan sepakbola yang diresmikan ini dapat memberikan nuansa, semangat kepada para pecinta khususnya olahraga sepakbola Desa Belaban Kecamatan Marau.
“Semoga lapangan Sepakbola ini memberikan manfaat untuk meningkatkan potensi prestasi keolahragaan,” harapnya.
Bupati menilai dengan dibangunnya lapangan sepakbola ini merupakan fasilitas dan upaya mendorong membantu pemerintah daerah melaksanakan program sarana dan pasarana serta program pembinaan kemasyarakatan olahraga di Kabupaten Ketapang.
“Diresmikannya lapangan ini, saya harap dengan manajemen yang bagus atas pemanfaatan fasilitas Sepakbola akan memberikan kontribusi peningkatan dan pencapaian prestasi cabang olahraga Sepakbola di Kecamatan Marau khusus di Kabupaten Ketapang,” pungkasnya (Nain).



















