PEMEKASAN – Setelah mendapat perhatian dari IWO dan menjadi viral karena kondisi gubuk reyot milik Umi Kulsum di Desa Murtajih yang hampir roboh, Menteri Sosial, Tri Rismaharani, dengan cepat mendatangi lokasi dan memerintahkan pembangunan segera terhadap gubuk milik Umi Kalsum.

Tidak hanya gubuk milik Umi Kalsum, kondisi tempat tinggal yang cukup memprihatinkan juga menimpa rumah milik Hamidah (41) seorang janda yang memiliki satu anak yang merupakan warga Dusun Pandan, Desa Panglegur, Kecamatan Pamekasan, dimana kondisi rumahnya yang dinilai sangatlah tidak layak huni.

Bahkan genteng rumah milik Hamidah ini kondisinya juga berlubang-lubang, tanpa kasur dan perabotan lainnya.

Hamidah sendiri diketahui hanya tinggal bersama putranya yang menjadi yatim. Ia mengakui bahwa dirinya tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah.

Untuk menyediakan makanan sehari-hari, ia harus mengemis atau mengandalkan belas kasihan tetangganya.

“Untuk mendapatkan makanan, saya harus memohon,” katanya saat diwawancarai oleh sejumlah wartawan yang tergabung dalam organisasi IWO, Minggu (12/05/2024).

Hamidah menceritakan bahwa suaminya meninggal karena tenggelam beberapa tahun yang lalu, meninggalkannya untuk merawat anaknya dalam keadaan kekurangan.

Sementara itu, Humas PD IWO, Ansori, menyatakan bahwa kondisi rumah Hamidah sangatlah tidak layak huni, bahkan mengancam keselamatan.

“Rumah ini sudah hampir roboh. Padahal, Hamidah tinggal bersama anak yatim. Dia harus memohon-mohon untuk mendapatkan makanan karena suaminya sudah meninggal dunia,” ujar Ansori.

Ansori merasa tersentuh dengan keadaan Hamidah yang harus tinggal di gubuk reyot yang tidak layak tersebut.

“Ini sungguh memilukan. Bayangkan, Hamidah harus tinggal bersama anak yatim di tempat yang tidak layak. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” kata Ansori.

Dirinya bersama organisasi IWO juga akan berkomitmen untuk menjadi suara bagi aspirasi masyarakat.

“Terlebih lagi, IWO memiliki program-program kemanusiaan,” tambahnya.

Mereka berharap, Menteri Sosial, Ibu Tri Rismaharani, akan segera mengunjungi rumah Hamidah di Dusun Pandan, Desa Panglegur.

“Kami berharap pemerintah daerah atau Mensos Risma mendengar keluhan masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan seperti ini sehingga bisa turun langsung ke lokasi,” pungkasnya (Khoirul).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini