
SUMATRA UTARA- Tim Forensik bersama Polresta Kotapinang melakukan otopsi terhadap jenasah Yogi Putra Pratama yang meninggal dunia pada Selasa (06/09) lalu. Meninggalnya korban diduga karena dibunuh.
Kapolresta Kotapinang Kompol Bambang Gunanti Hutabarat mengatakan otopsi tersebu dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut penyebab kematian korban.
“Ini permintaan Jaksa agar lebih akuratnya bukti-bukti kronologis kematian korban,” papar Kapolsekta.
Penggalian makam korban sendiri disaksikan langsung oleh beberapa personil dari Polsekta Kotapinang serta Polsek Torgamba serta Pj Kades Aek Batu dan tokoh masyarakat serta orang tua almarhum.
Sementara itu, orang tua korban mengaku menyetujui otopsi yang dilakukan petugas terhadap jenasah anaknya untuk mengetahui jelas perihal kematian korban.
“Kami setuju jenasah anak kami di otopsi untuk mengetahuo jelas perihal lkematiannya. Kami juga beterima kasin untuk pihak Kepolisian yang begitu cepat menangkap pelaku pembunuhan anak kami,” papar orang tua korban.
Disisi lainya, Pj Kades Aek Batu Munawar Solif mengatakan atas nama Pemerintah Desa Aek Batu dan masyarakat pihaknya mengaku sangat mengapresiasi pihak Kepolisian yang telah mengamankan pelaku.
“Kepada pihak Kepolisian Polsekta Kotapinang kami turut menyampaikan apresiasi karena telah mengamankan pelaku pembunuhan tersebut,” papar Munawar.
Kepala Tim Porensik dr MF Damanik mengatakan bahwa korban sebelumnya telah meninggal dunia didarat sebelum selanjutnya korban dibuang ke sungai.
“Nanti keputusan tim forensik tertulis pada juper Keplisian namun itu keterangan sementara,” pungkasnya (Mirwan Hasibuan).





















