SUMATRA UTARA- Sejumlah petani di Kabupaten Labuhanbatu Selatan mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi dipasaran.
Selain susah didapati, harga pupuk nonsubsidi yang terbilang cukup tinggi membuat para petani kian terpuruk.
Rizal Hasibuan salah satu petani mengatakan, kondisi tersebut turut berdampak langsung bagi dirinya bersama sejumlah petani lainnya, mengingat saat ini harga TBS yang ikut merosot.
“Saya mau mupuk juga susah cari pupuk subsidi mau beli non subsidi mahal gimana nasib kami,” papar Rizal.
Sementara itu, menyikapi sulitnya para petani mendapati pupuk non subsidi tersebut, Kepala Dinas Pertanian Labuhanbatu Selatan Ajama Parapat saat dihubungi awak media pada Kamis (19/5) belum dapat memberikan tanggapan karena tidak berada ditempat.
Disisi lainnya Kabag Ekonomi Pemkab Labusel Doli saat dimintai keterangan perihal hal tersebut mengaku belum banyak memberikan tanggapan mengingat masa tugasnya sebagai Kabag Ekonomi yang baru.
“Izin pak saya belum tau karena masih baru sebagai Kabag Ekonomi saya akan pelajari dulu,” paparnya (Mirwan Hasibuan).






















