SEBANGKI- Warga Desa Rantau Panjang, Kecamatan Sebangki, Kabupaten Landak menggelar aksi damai di halaman Kantor Desa Rantau Panjang Selasa (11/10/2022).
Aksi damai tersebut digelar warga terkait adanya perubahan data penerima dana BLT DD yang dilakukan oleh pihak Pemerintah Desa Rantau Panjang. Dimana pengalihan penerima BLT DD tersebut tanpa dimusyawarahkan bersama perangkat desa, kadus dan RT yang ada di Desa Rantau Panjang sehingga terkesan keputusan pengalihan tersebut secara sepihak.
Kordinator aksi damai Ihyek mengatakan keadatangan warga tersebut untuk meminta penjelasan langsung dari Kepala Desa Rantau Panjang terkait pengalihan penerima penyaluran dana BLT DD dan menuntut agae dana BLT DD tersebut tetap diserahkan kepada nama penerima yang lama sebanyak 20 orang warga.
“Kami warga kecil kurang mampu menyesalkan dengan adanya pengalihan dan perubahan penerima penyaluran dana BLT DD tersebut tidak ada dilakukan sosialisasikan terlebih dahulu oleh pihak perangkat desa, seharusnya musyawarahkan terlebih dahulu dengan perwakilan Dusun atau RT setempat sehingga tidak membuat kecewa warga pada saat akan mengambil dana BLT DD ke bank ternyata dana tersebut tidak masuk ke rekening dimana sebelumnya menerima dana BLT DD,” jelas Ihyek.
Sementara itu, atas aksi damai yang dilakukan oleh warga tersebut, Kepala Desa Rantau Panjang Muhandis memastikan akan menindaklanjuti tuntutan warga tersebut terhadap adanya perubahan data penerima dana BLT DD.
Dirinya juga meminta warga untuk tetap tenang dan memberikan waktu selama satu minggu untuk melakukan pengembalian dana BLT DD kepada warga yang belum menerima serta melakukan evaluasi terhadap nama-nama warga yang berhak menerima dana BLT DD dengan melakukan musyawarak bersama perangkat desa, dusun dan RT serta tokoh masyarakat dalam mengambil keputusan.
“Saran dan masukkan warga menjadi koreksi untuk perbaikan kinerja kami dalam melayani masyarakat warga desa rantau panjang,” ungkap Muhandis.
Disii lainnya Kapolsek Sebangki, Ipda Dahroni memastikan aksi damai yang dilakukan warga tersebut berjalan aman dan lancar.
“Kepada warga yang melakukan aksi damai agar dalam pemecahan permasalahan yang ada dilingkungan masyarakat desa agar dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan pihak terkait dan tidak melakukan tindakan arogan ataupun anarkis yang melanggar aturan hukum,” pungkas Kapolsek (RED).



















