LANDAK- Warga Desa Kayu Ara, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak mengeluhkan hingga saat ini harga karet masih murah.
Meskipun harga tak kunjung naik sebagian warga masih menggantung hidup dari penghasilan karet.
Satu diantara petani karet Veronica mengatakan saat ini harga karet tidak sesuai dengan kebutuhan hidup saat ini yang semakin hari semakin tinggi.
“Sangat murah, tidak seperti dulu harga karet, bahkan tidak sebanding dengan harga sembako saat ini”, ucap Veronica Sabtu, (21/1/2023).
Sementara salah satu pengepul karet Asaran mengaku saat kisaran harga karet bakwan di kisaran Rp.6000 perkilogram, sedangkan untuk karet keping di hargai Rp. 7000 perkilogram.
“Harga ya bertahan gitu-gitu saja, tidak pernah naik sudah beberapa tahun ini”, jelas Asaran.
Peralihan sektor mata pencaharian masyarakat dari karet ke sektor sawit mulai beralih. Namun demi memenuhi kebutuhan hidup warga tetap bertahan dengan hasil mata pencaharian karet (Selsius).



















