LANDAK – PT Kusuma Mentari Makmur (KMM) bersama PT Prime Agri Resources (PAR) menyalurkan bantuan sosial melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pembangunan rumah ibadah Gereja Katolik Santa Maria Ratu Pencinta Damai Stasi Sempate, Dusun Sempate, Desa Temoyok, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak.

Bantuan berupa material bangunan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan manajemen PT KMM, Arsenius, didampingi Asisten CSR PT PAS, Andrianus, serta Benediktus Ag Pabayo, kepada pengawas panitia pembangunan gereja yang juga Ketua Koperasi Binua Ae Ayaak Ajis.

Arsenius mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional, khususnya dalam bidang keagamaan.

“Melalui bantuan sarana keagamaan ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang kondusif demi kelancaran investasi di wilayah ini,” ujarnya disela-sela penyerahan bantuan Jumat (24/04/2026).

Ia menambahkan, perusahaan terbuka terhadap berbagai usulan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan sektor keagamaan, pendidikan, dan infrastruktur.

“Pada prinsipnya, perusahaan berkomitmen untuk terus peduli terhadap kebutuhan masyarakat di sekitar area perkebunan,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten CSR PT PAS, Andrianus, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan pada ini berupa 100 batang reng baja ringan dan 200 batang kasau baja ringan.

“Harapannya bantuan ini dapat mendukung percepatan pembangunan gereja serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sempate. Program CSR ini juga tidak berhenti di sini, ke depan kami akan terus mengupayakan dukungan di berbagai sektor,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara perusahaan dan masyarakat.

“Kami berharap kerja sama yang baik terus terjalin. Perusahaan maju, masyarakat juga harus ikut maju,” katanya.

Di sisi lain, perwakilan panitia pembangunan gereja menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Ia mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti untuk kelanjutan pembangunan gereja yang saat ini masih terhenti.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari PT PAR. Material yang diberikan akan sangat membantu, khususnya untuk penyelesaian bagian atap,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, progres pembangunan gereja saat ini baru mencapai sekitar 40 hingga 50 persen dan sempat mengalami kendala.

“Dengan adanya bantuan ini, kami berharap pembangunan bisa segera dilanjutkan dan diselesaikan. Semoga ke depan masih ada dukungan lanjutan agar gereja ini dapat segera digunakan oleh umat,” pungkasnya (SABAT).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini