LANDAK – Pemerintah Kabupaten Landak menerima bantuan dukungan penanggulangan banjir dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Utama BNPP RI, Komjen Pol Makhruzi, kepada Wakil Bupati Landak Erani, sebagai bentuk solidaritas pemerintah pusat terhadap wilayah penyangga perbatasan, Rabu (14/01/2026)
Sekretaris Utama BNPP RI, Komjen Pol Makhruzi, menyatakan bahwa kunjungannya merupakan instruksi langsung dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Mengingat Kabupaten Landak merupakan jalur akses vital menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, pemantauan kondisi pascabanjir menjadi prioritas agar arus logistik dan ekonomi tidak terhambat.
“Kami datang mewakili Pak Menteri untuk menyerahkan bantuan bagi saudara-saudara di Kabupaten Landak. Meski banjir mulai surut, penting bagi kita memastikan akses jalan menuju perbatasan tetap lancar demi menjaga stabilitas ekonomi masyarakat,” ujar Komjen Pol Makhruzi di Ngabang.
Dalam kesempatan tersebut, BNPP turut menyerahkan bantuan logistik berupa 10 ton beras, 250 dus mie instan, 500 dus biskuit.
Makhruzi berharap bantuan ini dapat segera didistribusikan oleh Pemkab Landak untuk mempercepat pemulihan aktivitas sosial-ekonomi warga terdampak. Ia juga menekankan pentingnya budaya gotong royong dan pembersihan lingkungan secara terjadwal untuk meminimalisir risiko banjir musiman.
Terkait infrastruktur jalan negara yang sering terdampak, ia mendorong adanya koordinasi antara pemerintah daerah dan provinsi untuk melakukan pembenahan akses jalan agar mobilitas ke perbatasan tetap terjaga.
Sementara itu, Wakil Bupati Landak, Erani, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat. Meski kondisi banjir secara umum telah membaik dan debit air terus menyusut, Pemkab Landak tetap menetapkan status waspada untuk satu hingga dua bulan ke depan.
“Saat ini kami tengah menyiapkan Posko Siaga Darurat sebagai langkah antisipasi. Walaupun skala banjir tahun ini tidak sebesar sebelumnya, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama kami,” tegas Erani.
Selain menerima bantuan logistik, Erani juga mengusulkan dukungan tambahan berupa peralatan penunjang penanggulangan bencana dan bantuan perbaikan infrastruktur yang rusak. Kerusakan tersebut meliputi akses jalan, jembatan, sistem drainase, hingga fasilitas pendidikan yang terdampak genangan air.
“Kami berterima kasih atas gerak cepat semua pihak, termasuk TNI, Polri, relawan, dan Forkopimda yang telah bahu-membahu dalam penanganan bencana ini,” tutupnya (SABAT).



















