KETAPANG – Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang Alexander Wilyo kembali mengingatkan kepada warga masyarakat bahwa menjaga tradisi adalah menjaga harga diri, dan identitas diri.
Sekda mengatakan dengan menjaga tradisi masyarakat dapat berdaulat secara budaya maupun ekonomi. Termasuk dengan tradisi berladang Sekda meminta agar tradisi tersebut tetap dilestarikan.
Namun demikian, dirinya tetap meminta agar masyarakat tidak mengeksploitasi tanah dan hutan secara berlebihan agar anak cucu kelak masih bisa menikmati hasilnya.
“Tradisi berladang juga tidak boleh ditinggalkan agar tradisi-tradisi tetap lestari. Tanah jangan dihabiskan, tetapi harus disisakan untuk anak-cucu,” papar Sekda Jum’at (09/06) lalu.
Selanjutnya Sekda juga meminta para demong serta masyarakat adat khususnya masyarakat adat Desa Demit tetap semangat menjaga, merawat adat Jalan Jamban Titi Sejak Karosek Mulai Tumbun Tanah Mulai Menjadi (RED).



















