LANDAK – Bakal calon Bupati Landak Karolin Margret Natasa didampingi bacalon Wakil Bupati Landak Erani resmi mendaftarkan diri untuk maju di Pilkada Kabupaten Landak, ke Kantor KPU Kabupaten Landak, Kamis (29/08/2024).
Kedatangan bacalon Bupati dan Wakil Bupati Landak untuk perode 2025-2030 Karolin-Erani (KREN) ke Kantor KPU Kabupaten Landak ini, turut didampingi Anggota Komisi II DPR RI dapil 1 Kalimantan Barat Cornelis, para partai pengusung, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, organisasi masyarakat dan para pendukung serta simpatisan.
Bacalon Bupati Landak Karolin Margret Natasa, dalam konferensi persnya kepada para awak media menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak penyelenggara pemilu baik KPU maupun Bawaslu Kabupaten Landak atas sambutan hangat yang diberikan kepada dirinya bersama bacalon Wakil Bupati Landak Erani hingga pada tahap pendaftaran tersebut.
“Demikian juga kami mengucapkan terima kasih untuk seluruh parpol yang telah bersama-sama dengan barisan KREN mendafrarkan kami sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Landak. Terima kasih juga kepada rekan-rekan baik anggota fraksi DPRD provinsi maupun Kabupaten, para simpatisan yang jauh-jauh datang untuk bergembira bersama dalam pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Landak,” papar Karolin.
Karolin juga mengajak semua pihak untuk sama-sama mensukseskan pesta demokrasi di Kabupaten Landak di Tahun 2024 dimana didalam pilkada Landak paslon dapat bersama-sama beradu gagasan.
“Untuk strategi dari PDI Perjuangan, sama seperti dulu bertatap muka dengan masyarakat, intinya kami terus meyakinkan para pemilih bahwa pasangan Karolin-Erani siap untuk bekerja keras untuk Kabupaten Landak,” sambung Karolin.
Sementara itu, bacalon Wakil Bupati Landak Erani mengatakan, majunya dirinya mendampingi Karolin dalam perhelatan Pilkada Landak ini merupakan tekat dirinya untuk bersama-sama membangun masyarakat Kabupaten Landak.
“Bagi kami yang paling sulit adalah memeprtanggung jawabkan kepercayaan masyarakat. Tetapi jika bersama-sama, kami percaya dengan kebersamaan kita bisa mempertanggung jawabkan kepercayaan itu pada masyarakat. Jadi seperti yang saya sampaikan bukan masalah posisi dan jabatan tetapi masalah kepercayaan, pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya (RED).



















