LANDAK – Yulius Aho resmi menyatakan diri mundur dari bursa pencalonan pemilihan Bupati Landak untuk periode 2025-2030.

Dalam gelaran konferensi persnya bersama awak media pada Kamis, (29/08/2024). Yulius Aho mengajak para relawan YURO yang telah dibentuk sebelumnya, untuk bersama-sama menyatukan dukungan untuk memenangkan pasangan KREN dalam pilkada Kabupaten Landak.

“Kalau alasan kami sederhana, kalau ibu Karol dan Erani ini sudah tidak diragukan lagi dalam hal untuk kepemimpinan. Dalam kepemimpinan dia lima tahun yang lalu sedikit terkendala, bukan hanya di Kabupaten Landak tetapi di Indonesia kita mengalami musibah wabah COVID-19. Bagaimana pembangunan yang sempat tertunda beberapa lama, sekarang dia akan melanjutkan pembangunan itu,” ungkap Yulius Aho.

Yulius Aho menambahkan, meski dirinya saat ini tidak mendapat perahu untuk maju di Pilkada Landak, namun ia memastikan relawan yang sebelumnya telah dibentuk tidak akan bubar, melainkan dukungan para relawan YURO akan dialihkan ke pasangan KREN.

“YURO itu tidak bubar, relawan sekarang itu mendukung ke KREN, itu tetap solid sampai hari ini. Posko-posko yang telah kami dirikan ditingkat kecamatan sampai hari ini terus bergerak untuk memenangkan pasangan KREN di 13 kecamatan,” sambung Yulius Aho.

Terhadap relawan dan posko yang telah dibentuk tersebut, dikatakan Yulius Aho akan berkolaborasi dimana garis komandonya ada di KREN dimana pihaknya tetap akan membantu sepenuhnya.

“Sampai hari ini, relawan tidak ada yang pecah kongsi, masig tetap solid dan satu komando,” tegas Yulius Aho.

Selanjunya, terhadap para relawan yang telah dibentuk, Yulius Aho juga menyampaikan ucapan terima kasihnya yang hingga saat ini masih setia mendukung dirinya.

“Kalau arahan kami jelas, hari ini kami datang bahwa kami mendukung pasangan KREN. Untuk para relawan dimanapun mereka berada, saya intruksikan kita sama-sama mendukung, memenangkan pasangan KREN ini,” ajak Yulius Aho.

Sementara itu, juru bicara pemenangan KREN, Glorio Sanen mengapresiasi langkah yang diambil Yulius Aho yang telah memberikan dukungan kepada pasangan KREN untuk maju di Pilkada Landak. Sanen menyebut bahwa dukungan yang diberikan Yulius Aho kepada pasangan KREN merupakan dukungan yang berbasis idiologis yaitu untuk pembangunan Kabupaten Landak untuk lima tahun kedepan.

“Kami sedang melakukan komunikasi bagaimana proses konsolidasi. Kita melihat bahwa jaringan politik yang dibangun oleh pak Yulius Aho selama ini sudah mengakar ditingkat akar rumput, tentunya dukungan pak Aho ini berdasarkan kesepakatan para pihak bahwa kita akan melakukan konsolidasi infrastruktur politik,” jelas Sanen.

Sanen menambahkan bahwa infrastruktur politik yang telah dibangun oleh Yulius Aho nantinya juga akan dikolaborasikan bersama tim kampanye dan jaringan.

“Pada pokoknya ini merupakan kabar gembira, dan ini sesuai dengan semangat ibu Karolin dan bapak Erani MENYALA (menyatukan masyarkat Landak). Kami mengakui ada kekuatan besar dan dukungan yang besar terhadap pak Aho dan kami merasa terhomat atas dukungan ini, tentunya konsolidasi ini terus dilakukan hingga ketingkat TPS,” tutup Sanen (RED).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini