LANDAK – Puluhan siswa di persekolah Maniamas Ngabang mengalami gejala mual dan muntah hingga harus dilarikan ke Klinik ST. Elisabeth Hungaria Ngabang serta RSUD Landak pada Rabu (19/11).

Para siswa tersebut, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) berupa soto yang dibagikan kepada siswa.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah siswa tampak mendapatkan penanganan medis intensif akibat pusing, mual, dan muntah.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, turut meninjau kondisi para siswa yang dirawat setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut.

Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Landak, Yohanes Sajariah yang juga datang meninjau para korban, menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang diduga berasal dari menu MBG tersebut. Ia mengatakan pihaknya prihatin atas peristiwa tersebut dan berharap seluruh siswa mendapatkan perawatan terbaik.

“Kami mohon kepada seluruh stakeholder, terutama pihak Klinik Elisabeth dan Rumah Sakit Daerah Kabupaten Landak, agar membantu memberikan penanganan medis semaksimal mungkin. Anak-anak ini adalah prioritas kami,” ujar Yohanes kepada awak media, Kamis (20/11/2025) dini hari.

Terkait kasus dugaan keracunan tersebut, Yohanes menegaskan bahwa pihaknya menghentikan sementara operasional dapur MBG yang menyediakan makanan tersebut sambil menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan.

“Untuk dapurnya SPPG Hilir Kantor Ngabang 2. Kami meminta dukungan dari Dinas Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan. Kami juga berkomitmen untuk transparan. Apa pun hasil uji lab nanti akan kami sampaikan kepada publik,” tambahnya.

Yohanes mengatakan bahwa pihaknya akan memperketat prosedur pengolahan makanan agar kejadian serupa tidak terulang. Salah satu langkah yang akan diterapkan adalah penggunaan rapid test untuk memastikan makanan aman sebelum dibagikan kepada siswa.

“Sesuai SOP, sebelum makanan didistribusikan akan dilakukan rapid test, dan alat tersebut sudah tersedia di setiap SPPG. Harapan kami, peristiwa seperti hari ini tidak terjadi lagi ke depannya,” pungkasnya (SABAT).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini