LANDAK – Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah makan di Dusun Dengoan, Desa Tebedak, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Minggu (8/11/2026) pagi.

Sebelum meninggal, pria tersebut diketahui sempat mengalami kejang-kejang saat berada di lokasi.

Mendapatkan laporan masyarakat, personel Pamapta II SPKT Polres Landak bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan personel piket fungsi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

Informasi penemuan tersebut diterima Polres Landak melalui layanan Call Center 110 sekitar pukul 07.30 WIB. Lokasi kejadian berada di depan RSUD Landak.

Kasat Reskrim Polres Landak AKP Kuswiyanto mengatakan, pihaknya segera merespons laporan masyarakat dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 07.00 WIB, korban datang seorang diri menggunakan sepeda motor untuk makan. Setelah selesai makan, korban duduk sambil memainkan telepon genggam.

Tidak lama berselang, saksi mendengar suara telepon genggam terjatuh. Saat diperiksa, korban terlihat mengalami kejang-kejang. Saksi kemudian meminta bantuan petugas keamanan RSUD Landak.

Sekitar pukul 07.15 WIB, petugas medis RSUD Landak tiba di lokasi dan melakukan pemeriksaan klinis. Namun, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Pamapta II SPKT Polres Landak IPDA Ishak bersama personel piket fungsi tiba di lokasi sekitar pukul 08.05 WIB untuk mengamankan TKP dan menjaga keutuhan lokasi kejadian.

Selanjutnya, sekitar pukul 08.50 WIB, Kasat Reskrim AKP Kuswiyanto bersama KBO Satreskrim IPTU Modetus Edi Damianus dan personel piket fungsi melakukan olah TKP. Petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi, mendata barang-barang milik korban, serta mengambil sampel makanan yang dikonsumsi korban untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam proses penanganan tersebut, sekitar pukul 09.04 WIB, seorang pria bernama Anus Adri yang diketahui merupakan adik ipar korban tiba di lokasi. Ia memberikan keterangan bahwa sebelumnya korban berada di RSUD Landak untuk menjaga anggota keluarganya yang sedang sakit.

Pada pagi hari sebelum kejadian, korban sempat berpamitan untuk membeli kecap dan air mineral.

Sekitar pukul 09.10 WIB, jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Landak untuk penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Dari lokasi kejadian, polisi turut mengamankan dan mendata sejumlah barang yang ditemukan di sekitar korban.

Barang-barang tersebut di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat Deluxe warna biru matte tanpa nomor polisi, dua botol air mineral, dua botol kecap asin, satu tas selempang hitam, satu unit telepon genggam, rokok, korek api, pakaian, sandal, serta pecahan kaca cermin.

AKP Kuswiyanto menegaskan, hingga saat ini identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya masih dalam proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi masih mendalami keterangan para saksi serta mengumpulkan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban sebelum hasil pemeriksaan resmi dikeluarkan.

Menurutnya, respons cepat terhadap laporan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Landak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui layanan Call Center 110, masyarakat dapat menyampaikan laporan maupun pengaduan yang membutuhkan kehadiran dan penanganan kepolisian (RED).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini