SUMATRA UTARA – Diduga alami depresi, DN (54) oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Desa Hutagodang, Kecamatan Sungai Kanan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan tega membakar ibu tirinya (NH) hingga membuat korban meregang nyawa Jum’at (11/11).

Kapolsek Sungsi Kanan AKP Heri pujianto melalui Kanit Reskim Polsek Sungai Kanan Ipda Zulkifli Batubara saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Namun pihaknya mengaku belum bisa memberi keterangan lebih lanjut mengingat saat ini Kepolisian masih menggali keterangan dari para saksi.

“Nanti akan kita limpahkan ke Polres Labuhanbatu untuk proses penyelidikan selanjutnya,” ungkap Zulkifli.

Sementara itu, salah satu warga menuturkan bahwa oknum ASN tersebut sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Puskesmas Desa Hutagidang. Namun telah dimutasikan ke Puskesmas Tanjung Medan menjadi tenaga medis biasa.

“DN inikan ASN dulu dia bertugas sebagai  Kepala Puskesmas Hutagodang kemudian mungkin atasannya melakukan  mutasi maka DN dicopot dari Kapus dan dipindahkan ke Puskesmas Tanjung Medan jadi tenaga medis biasa apakah hal mutasi itu mengakibatkan DN depresi kita tidak tau soalnya kita sebagai warga udah puluhan tahun DN dan ibu trinya hubungan baik-baik aja jadi kami sebagai warga sama sekali tidak tau motifnya,” ungkap salah satu warga sekitar.

Disisi lainnya, Ketua DPRD Labusel Edi Parapat  membenarkan DN merupakan ASN yang sebelumnya bertugas sebagai Kapus di Hotagodang. Dimana pelaku beberapa bulan lalu telah dimutasikan ke Puskesmas  Tanjung Medan.

“Korban dan ibu tirinya selama ini memiliki hubunga  yang baik karena ibu tirinya orang rantau perapat. Masalah dia (pelaku) depresi karena dimutasi itu kita tidak tau,” pungkas Edi (Mirwan Hasibuan).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini