LANDAK – Alfon Pardosi resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Landak periode 2026-2030 dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) Pertina yang digelar di D’Raos Cafe & Resto Ngabang, Sabtu (18/7/2026).
Muskab dilaksanakan berdasarkan mandat panitia yang ditandatangani Ketua Pengkab Pertina Landak masa bakti 2022-2026, Aspansius, yang masa jabatannya akan berakhir pada 8 Agustus 2026.
Ketua Panitia Muskab Pertina Kabupaten Landak 2026, Anugrah, mengatakan musyawarah tersebut bertujuan memilih dan menetapkan ketua umum beserta jajaran pengurus baru untuk masa bakti 2026-2030.
“Pelaksanaan Muskab ini salah satunya bertujuan untuk memilih dan menetapkan Ketua Umum beserta jajaran pengurus untuk masa bakti periode 2026-2030,” ujarnya.
Muskab dihadiri Ketua Harian KONI Kabupaten Landak, Eftaim Pata’Allorante, yang mewakili Ketua Umum KONI Landak Karolin Margret Natasa, serta dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Landak, Pius Edwin, termasuk Ketua Harian Pertina Provinsi Kalbar, Hamdan.
Dalam sambutan Ketua Umum KONI Landak yang dibacakan Eftaim Pata’Allorante, KONI mengapresiasi pelaksanaan Muskab sebagai wujud organisasi yang demokratis dan transparan.
Menurutnya, Muskab bukan sekadar memilih ketua baru, tetapi menjadi momentum mengevaluasi program kerja, menyusun arah pembinaan, serta memperkuat komitmen memajukan olahraga tinju di Kabupaten Landak.
KONI juga berharap kepengurusan yang baru mampu menyusun program pembinaan atlet yang terukur dan berkelanjutan, meningkatkan kualitas pelatih, wasit, dan juri, memperkuat pembinaan sasana tinju, serta menjaring bibit-bibit atlet potensial dari seluruh kecamatan.
“Prestasi tidak lahir secara instan. Prestasi merupakan hasil dari pembinaan yang konsisten, kepemimpinan organisasi yang kuat, dan kerja sama seluruh elemen olahraga,” ujar Eftaim membacakan sambutan Ketua KONI.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Landak, Pius Edwin, menegaskan tinju merupakan salah satu cabang olahraga prioritas dalam pembinaan prestasi di Kabupaten Landak.
Ia mengatakan selama ini cabang olahraga tinju telah konsisten menjadi penyumbang medali bagi Kabupaten Landak pada berbagai kejuaraan tingkat provinsi maupun ajang lainnya.
Menurutnya, organisasi olahraga harus dikelola secara profesional, transparan, dan mampu menyusun program pembinaan yang berkesinambungan.
“Jangan aktifnya hanya pada saat ada kompetisi saja. Pembinaan harus berjalan sepanjang tahun agar atlet memiliki wadah untuk berlatih dan berkembang,” tegas Pius.
Dalam sidang Muskab, Alfon Pardosi terpilih aklamasi sebagai Ketua Pertina Kabupaten Landak periode 2026-2030.
Dalam sambutan perdananya, Alfon mengaku kecintaannya terhadap olahraga tinju berawal dari kebiasaan orang tuanya yang gemar menyaksikan pertandingan tinju sejak dirinya masih kecil.
Ia juga mengenang semasa duduk di bangku sekolah dasar pernah dilatih orang tuanya berlatih memukul karung berisi pasir.
Meski tidak berasal dari latar belakang sebagai petinju, Alfon menyatakan siap menjalankan roda organisasi dengan baik dan fokus pada pembinaan atlet lokal.
Ia menegaskan akan melanjutkan pesan Ketua KONI Landak agar bibit-bibit atlet asli Kabupaten Landak menjadi prioritas pembinaan.
“Saya berharap dukungan dari para pelatih, KONI, dan pemerintah daerah agar kita bersama-sama memajukan Pertina Landak. Saya yakin Landak memiliki banyak atlet potensial yang perlu dibina secara berkelanjutan,” kata Alfon (RED).



















