LANDAK- Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Landak beberapa hari terakhir membuat sejumlah rumah warga di Kecamatan Ngabang dan Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak terendam banjir, Rabu (14/09/2022).
Dari pantauan dilapangan banjir terjadi di Dusun Keresik Belantian, Desa Keresik Belantian dengan ketinggian air dijalan mencapai 20 cm hingga 1 meter.
“Jumlah rumah warga yang terdampak banjir 68 buah dan ketinggian air didalam rumah warga 10-40 cm. Untuk sementara warga yang mengungsi tidak ada,” papar Bripka Victorious Pridoni.
Ia menambahkan untuk di Dusun Pagong, Desa Keresik Belantian ketinggian air dijalan mencapai 10cm hingga 1 meter dimana jumlah rumah warga terdampak banjir sebanyak 30 rumah dengan ketinggian air yang merendam dalam rumah warga bekisar antara 10-30 cm.
“Untuk di Dusun Segau, Desa Kersik Belantian, ketinggian air dijalan 10 cm hingga 1m. Dimana jumlah rumah warga yang terdampak banjir ada 11 buah. Dan Ketinggian air di dalam rumah warga 10cm. Sedangkan untuk Warga yang mengungsi tidak ada,” sambung Victorious.
Sedangkan di Dusun Tanjung Petai, Desa Keresik Belantian lanjut Victorious ketinggian air dijalan mencapai 10cm – 2m serta jumlah rumah warga yang terdampak banjir ada 4 buah dan ketinggian air didalam rumah warga hingga 1 meter dengan jumlah warga yang mengungsi sebanyak 4 kepala keluarga.
“Di Sekolah SDN 19, Dusun Kersik, Desa Kersik Belantian ada 4 ruang kelas yang terendam banjir, rumah guru 3 buah, PAUD 1 buah,” papar Victorious.
Ia mengatakan berdasarkan data yang diperoleh dari lapangan total rumah warga hingga fasilitas umum yang terdampak bencana banjir berjumlah 118 buah.
“Kepada warga yang terdampak banjir agar lebih waspada serta hati-hati dalam menjaga ataupun meninggalkan rumahnya apabila akan mengungsi ke dataran tinggi, terutama barang-barang berharga, surat-surat penting dan ternak yang ditinggalkan serta tidak lupa juga berpesan untuk mematikan arus listriknya,” lanjutnya.
Sementara itu, Kapoksek Ngabang Kompol Pesta Tampubolon mengatakan kehadiran Polisi ke lokasi banjir merupaka bentuk respon cepat Polri khususnya Polsek Ngabang dalam mengayomi masyarakat khususnya yang mengalami musibah dan bencana
”Kehadiran Polisi ditengah-tengah masyarakat adalah hal yang harus dilakukan, karena Polisi adalah pengemban fungsi kamtibmas, dan Polisi sebagai salah satu pelaksana fungsi P
Pemerintahan dibidang harkamtibmas, perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Kapolsek (RED).



















