LANDAK – Sekretaris Daerah Kabupaten Landak Vinsensius membuka acara Imlek bersama 2574 Tahun 2023 yang dilaksanakan di Yayasan Hati Suci Ngabang, Minggu (29/01/2023).
Kegiatan imlek yang mengangkat tema “Merajut Kebersamaan Untuk Indonesia Maju” ini turut dihadiri Anggota DPR RI Cornelis bersama, Bupati Landak Periode 2017-2022 Karolin Margret Natasa Forkopimda Landak, Anggota DPRD Provinsi Angelin Fremalco, Forkopimcam Ngabang, Kades Hilir Kantor, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, para Ketua Ormas yg ada di Ngabang, serta masyarakat Tionghoa yang berada di Pasar Ngabang dan undangan Lainnya.
Vinsensius menyampikan bahwa tahun baru Imlek adalah hari raya tradisional yang paling penting bagi bangsa Tionghoa, karena di setiap menjelang tahun baru Imlek para perantau akan pulang untuk berkumpul dengan sanak keluarga, bersama-sama merasakan gembira dan kebahagiaan keluarga bagi orang Tionghoa.
“Maka dari itu tahun baru Imlek ini merupakan lambang kegembiraan dan kehangatan yang mengandung konsep memperdulikan keluarga, menghormati orang tua dan mengasihi anak, mementingkan kerukunan, persatuan, dan keharmonisan,” ujar Vinsensius.
Karnanya ia meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Landak agar tetap rukun dan bersatu dalam mengatasi berbagai tantangan yang kompleks, oleh karena itu teruslah untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten Landak.
“Saya ucapkan terima kasih atas tenaga dan fikiran dari ketua MABT dan seluruh anggota yang terlibat dalam kegiatan perayaan Imlek ini, sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar,” sambung Vinsensius.
Vinsensius juga turut mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu mengucapkan syukur karena negara kita Indonesia, khususnya Kabupaten Landak ini telah berhasil melewati masa pandemi Covid-19. Sehingga pada akhir Bulan Desember 2022 yang lalu PPKM sudah di cabut oleh pemerintah.
“Mari kita bahu-membahu saling membantu membangun Kabupaten Landak ini, meskipun kondisi saat ini sudah normal. Karena situasi sudah normal seperti saat ini, kita semuanya harus bekerja keras, bangkit, optimis untuk mengejar ketertinggalan-ketertinggalan kita, dikarenakan dimasa Pandemi COVID-19 kemarin, banyak pembangunan-pembangunan terhenti, sebab anggaran yang ada untuk mengatasi COVID-19, untuk membeli Vaksin, obat, APD, Oksigen dan lain sebagainya,” tutup Vinsensius (RED).



















