LANDAK – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Dusun Tarekng Pelai, Desa Amboyo Utara, Kecamatan Ngabang, Jumat (7/11/2025).
Kegiatan ini digelar untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan di daerah tersebut.
Dalam kegiatan yang dihadiri oleh pihak Diskumindag Landak, Staf Ahli, Asisten Bupati, Camat Ngabang, Kepala Desa, serta masyarakat setempat, disediakan sejumlah bahan pangan dengan harga terjangkau. Di antaranya, beras SPHP dijual seharga Rp57.000 per karung (kemasan 5 kg), Minyakita Rp14.500 per liter, dan Gulavit Rp17.500 per kilogram.
Bupati Karolin mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat agar daerah aktif melaksanakan GPM untuk menekan inflasi dan menjaga stabilitas pangan.
“Pemkab Landak akan melaksanakan GPM di seluruh kecamatan hingga Desember 2025,” ujar Karolin.
Ia menjelaskan, pelaksanaan GPM merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak dengan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Landak.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” tambahnya.
Selain itu, Karolin menegaskan bahwa pemerintah juga tengah menggencarkan Gerakan Tanam (Gertam) Cabai dan Bawang Merah untuk mengantisipasi fluktuasi harga komoditas tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati Landak juga mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar memperhatikan asupan gizi anak untuk mencegah stunting.
“Perhatikan nutrisi anak. Hindari terlalu sering mengonsumsi daging olahan karena kandungan gizinya lebih rendah dibanding tahu dan tempe. Jika diolah sendiri, gizinya lebih tinggi dan harganya pun lebih murah,” pungkas Karolin (SABAT).



















