LANDAK – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, secara resmi membuka Kelas Kewirausahaan Menengah (Lanjutan Tenun) dan Pelatihan Teknologi Informasi (Lanjutan Desain Kemasan Produk) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan ini digelar di Aula Besar Kantor Bupati Landak, Kamis (6/11/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Karolin menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan peserta pelatihan. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas pelaku UMKM di Kabupaten Landak.
“Saya berharap semua unsur yang terlibat dapat memberikan pelatihan dengan baik, dan para peserta mampu menyerap ilmu secara optimal sehingga bermanfaat bagi kemajuan UMKM di Landak,” ujar Karolin.
Bupati menegaskan, peserta pelatihan merupakan modal awal penting dalam memperkuat sektor ekonomi daerah. Ia juga menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi terhadap perkembangan pasar agar UMKM dapat terus tumbuh dan bersaing.
“Pelaku UMKM harus memahami bagaimana produk bisa menjangkau pasar, bagaimana strategi pemasarannya, serta bagaimana terus berinovasi agar produk disukai dan relevan dengan kebutuhan konsumen,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Landak, Gusti Agus Kurniawan, dalam laporannya menyebutkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas sumber daya manusia UMKM melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik tahun 2025.
Program ini, kata Gusti, merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang bertujuan memperkuat pemberdayaan UMKM agar lebih modern dan berdaya saing.
“Kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam mengembangkan industri berbasis sumber daya alam, mempercepat pembangunan daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM yang mampu masuk ke rantai pasok industri,” jelasnya.
Pelatihan diikuti oleh 56 peserta, terdiri dari 28 peserta pelatihan vokasional Tenun Tahap I dan 28 peserta pelatihan lanjutan Desain Kemasan Produk UMKM Narasumber berasal dari Universitas Santo Agustinus Hippo dan Lembaga Pengembangan CU Keling Kumang
Melalui pelatihan berkelanjutan ini, Pemerintah Kabupaten Landak berharap pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah (SABAT).



















