LANDAK – Bupati Landak periode 2017-2022 Karolin Margret Natasa resmi menutup Ganjar Championship dengan mempertandingkan kompetensi game online yakni Mobile Legends dan PUBG Mobile yang dilaksanakan disalah satu cafe di Kota Ngabang, Kabupaten Landak, Selasa (10/10).
Penutupan Ganjar Championship tersebut turut dihadiri Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Barat dan Anggota DPRD Kabupaten Landak dari Fraksi PDI Perjuangan.
Ganjar Championship sendiri berlangsung selama empat hari yang diikuti oleh 180 peserta dari 32 tim untuk Mobile Legends dan 130 peserta dari 27 PUBG Mobile dari seluruh gamers di Kalimantan Barat.
Karolin mengatakan bahwa Ganjar Championship merupakan bentuk dari kepedulian PDI Perjuangan terhadap anak-anak muda yang menggemari game online sehingga dapat menyalurkan bakat mereka dalam kompetisi tersebut serta dapat melahirkan bibit atlet game online.
“Ini merupakan kegiatan dari PDI Perjuangan yang bertujuan agar para gamers ini bisa bertemu dan berkumpul dalam kegiatan kompetisi game online, serta melalui kegiatan ini kita juga bisa mencari bibit atlet game online dari Kalimantan Barat,” ucap Karolin.
Karolin mengungkapkan bahwa game online merupakan salah satu permainan yang dapat melatih kekompakan dan kedisiplinan, hal ini dikarenakan kebanyakan game online tersebut permainannya terdiri dari beberapa pemain untuk membentuk sebuah tim.
“Dengan bermain game online secara beregu ini bisa melatih kekompakan, kedisiplinan, dan ada pembagian tugas dari setiap para pemain atau para gamers. Jadi para gamers ini memiliki peran dan tugas masing-masing untuk memenangkan permainan game online, hal ini merupakan kegiatan yang sangat positif untuk para generasi muda,” pungkas Karolin (RED).



















