LANDAK – Jam’iyatul Muqimin Miftahulhuda Al-Musri’ menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-XI sekaligus Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Yayasan Pendidikan Islam Miftahun Najah Al-Musri, Desa Sidas, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Sabtu (6/9/2025).
Acara yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu dihadiri sesepuh Pesantren Miftahulhuda Al-Musri Cianjur, K.H. Mamal Mali Murtadlo, Lc, Ketua Jami’yah Pusat K.H. A. Muhammad Sopandi, MA, Kasat Binmas Polres Landak AKP Zulianto, jajaran pengurus, serta tokoh masyarakat dan majelis taklim setempat.
Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan pengukuhan Pengurus Koordinator Wilayah (PKW) Jam’iyatul Muqimin Miftahulhuda Al-Musri Provinsi Kalbar periode 2025–2030.
Ketua Alumni Jam’iyatul Muqimin Miftahulhuda Al-Musri Landak, Moch. Badaruddin El-Qusyalry, menegaskan alumni memiliki peran penting menjaga persatuan dan menolak paham radikalisme.
Hal itu selaras dengan tema kegiatan: “Memperkokoh Ukhuwah Islamiyah, Meningkatkan Khidmat Sosial, Toleransi, serta Bersinergi dalam Menjaga Kamtibmas.”
“Sebagai pendidik yang disebarkan Pondok Pesantren Miftahulhuda Al-Musri, kami merasa bertanggung jawab menjaga ukhuwah dan toleransi, sekaligus membentengi umat dari paham radikal maupun aliran sesat. Insya Allah kami bersama alumni akan berkomitmen menjaga Landak tetap kondusif,” ujarnya.
Ia menambahkan, alumni yang kini mengabdi di berbagai kecamatan di Kabupaten Landak hingga wilayah lain di Kalimantan Barat terus menguatkan ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah sebagai benteng umat.
“Kami fokus pada pendidikan, menanamkan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah, serta menolak intoleransi, radikalisme, dan terorisme,” tegasnya.
Badaruddin berharap, melalui momentum Harlah ke-XI ini, sinergi dengan pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat terus diperkuat demi menjaga toleransi dan ketertiban di daerah (RED).



















