LANDAK – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Landak mengaku kece2a atas ketidakhadiran pihak PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ngabang dalam rapat dengar pendapat yang dijadwalkan pada Senin (26/05/2025).

Ketua Komisi III DPRD Landak, Ekbertus menuturkan rapat tersebut bertujuan untuk membahas beberapa isu penting, seperti mencakup data pelanggan, layanan publik dan dampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Landak.

“Kita sangat menyayangi dan kecewa ketidakhadiran dari pihak PLN ULP Ngabang tanpa konfirmasi,” jelas Ekbertus.

Ia mengatakan dalam rapat tersebut juga ada beberapa permasalahan yang ingin dibahas diantaranya terkait pemasangan jaringan PLN di desa-desa, pengelolaan aset desa yang terkait dengan instalasi PLN, pembayaran pendapatan PLN, pemasangan baru dan variasi harga, penerangan Jalan Umum (PJU) dan jumlah pengguna PLN di Kabupaten Landak.

“Dengan tidak hadirnya pihak PLN dalam rapat dengar pendapat tersebut sehingga permasalahan-permasalahan yang disampaikan masyarakat ke komisi tiga DPRD Landak tidak terjawab,” paparnya.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Landak Yohanes menurutkan ketidakhadiran PLN ULP Ngabang ini menunjukkan mereka tidak menghargai sebagai mitra kerja dengan komisi tiga DPRD Landak.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, bahwa Badan Pajak dan Retribusi Daerah kabupaten Landak juga pernah mengundang rapat PLN ULP Ngabang namun mereka juga tidak hadir,” jelas Yohanes.

Yohanes berharap kedepan PLN ULP Ngabang dapat lebih responsif dan kooperatif dalam menangani permasalahan yang dihadapi masyarakat pelanggan PLN di Kabupaten Landak.

“Pihak PLN lalu membesarkan kepala, karena ini mitra kerja yang seharusnya mereka hadir dalam rapat ini sebagai wujud yang disampaikan masyarakat ke komisi tiga DPRD Landak sehingga kita dapat menemukan kejelasan permasalahan yang terjadi di masyarakat,” papanya.

Saat dikonfirmasi atas ketidak hadirnya dalam rapat dengar pendapat tersebut, pihak PLN ULP Ngabang enggan memberikan keterangan.

“Kalau bapak konfirmasi secara pribadi, saya bisa menjawab. Tapi kalau ini di mediakan mohon ma’ap,” jelas pihak PLN ULP Ngabang yang tidak menyebutkan namanya tersebut” (RED).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini