LANDAK – Ikatan Wartawan Online (IWO) Landak bekerjasama dengan UPT KPH Kabupaten Landak akan melaksanakan penanaman pohon buah-buahan di hutan lindung air terjun Riam Dait, Sabtu (24/08/2024).

Kegiatan penanaman pohon ini, merupakan salah satu agenda dalam rangka hari ulang tahun IWO ke 12, sekaligus penutupan giat perayaan HUT IWO ke-12.

Untuk mematangkan persiapan tersebut, jajaran pengurus IWO bersama UPT KPH Landak serta Kepala Desa Sekendal mengadakan teknikal meeting, pada Jum’at (23/08).

Rapat dipimpin Ketua IWO L. Sahat Tinambunan, didampingi koordinator lapangan Sartiman beserta jajaran pengurus sekaligus sebagai panitia. UPT KPH Lantdak diwakili Kasi Pembibitan Wawan Setiawan dan Kepala desa Sekendal Gianto, di Sekretariat IWO.

Selain membahas rundown atau susunan acara seremonial dalam rapat tersebut, juga dibahas terkait mobilisasi bibit, para peserta serta aspek teknis lainnya terkait persiapan penanaman pohon di air terjun Riam Dait.

” Untuk acara seremonial berupa pembukaan dan penyerahan bibit akan kita pusatkan di kantor desa. Jadi peserta dari Ngabang menuju Kantor Desa Sekendal. Kegiatan akan kita mulai pukul 09.00 WIB pagi. Setelah kegiatan seremonial selesai ditandai penyerahan bibit ke kades dan warga, komando giat diambil oleh Kades” ujar Sahat.

Sementara itu, mewakili UPT KPH LandakWawan Setiawan menjelaskan bahwa bibit yang akan ditanam merupakan bibit buah-buahan seperti Durian Montong, Rambutan dan Lengkeng.

“Untuk sementara kita siapkan 200 bibit yang siap untuk dibawa dan ditanam dilokasi dari 350 bibit yang kita rencanakan. Untuk kekurangannya nanti bisa menyusul dengan membuat pengajuan dari Kades” ujar Wawan.

Sementara itu, Kepala Desa Sekendal Gianto menjelaskan bahwa para pengurus desa dan warga siap bekerjasama menyukseskan giat penghijauan.

“Warga kita telah bergotong royong memperbaiki jembatan yang rusak dan telah siap untuk dilalui. Selain itu beberapa warga juga telah kita siapkan untuk memandu dan membantu memberi tumpangan kepada para peserta yang tidak membawa motor trail. Dikarenakan kondisi jalan tidak memadai dengan roda 4 atau motor matic” jelas Kades.

Meskipun kondisi medan jalan yang lebih cocok untuk wisata petuajang off the road, namun Kades Gianto menyakinkan para peserta tetap bisa untuk sampai di Rombo Dait (Rls).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini