
KETAPANG- Bupati Ketapang Martin Rantan diwakili Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Syamsul Islami memimpin rapat pertemuan dan pendampingan BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) Provinsi Kalimantan Barat terkait evaluasi kinerja, Selasa (21/12/2021).
Dalam sambutannya Syamsul Islami menyampaikan bahwa Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) adalah sistem yang diterapkan oleh unit pelaksana teknis dinas/badan daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibilitas dalam pola pengelolaan daerah pada umumnya.
“BLUD merupakan kekayaan daerah yang tidak bisa dipisahkan dari pemerintah daerah,” jelas Syamsul Islami.
Dirinya juga mengatakan bahwa di Kabupaten Ketapang memiliki 25 BLUD yakni RSUD AGOESDJAM dan Puskesmas di Kabupaten Ketapang sebanyak 24 Puskesmas dengan SK Bupati Ketapang No. 51/Dinkes-A/2020.
Selain itu Syamsul Islami juga menjelaskan bahwa peranan BLUD didalam meningkatkan ekonomi didasarkan dengan persyaratan substantif yakni penyedia barang dan/ jasa layanan umum, engelola wilayah/ kawasan tertentu untuk tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat atau layanan umum dan pengelolaan dana khusus dalam rangka meningkatkan ekonomi dan atau pelayanan kepada masyarakat.
“Saya berharap kepada BPKP dapat mendampingi proses pembangunan di Kabupaten Ketapang dan semoga BPKP dapat mewujudkan visi nya yakni menjadi Auditor Internal Pemerintah Berkelas Dunia dan Trusted Advisor Pemerintah untuk meningkatkan Good Governance Sektor Publik dalam rangka mewujudkan visi misi Presiden dan Wakil Presiden “Indonesia maju yang berdaulat mandiri dan berkepribadian berlandaskan Gotong royong”. Pungkasnya (Darnain)


















