
SUMATRA UTARA- Plt Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Sumatra Utara Syafrudin Siregar melantik kepengurusan IPSM Kabupaten Labuhanbatu Selatan masa bakti 2021-2026 yang dilaksanakan Senin (26/09).
Pelantikan turut dihadiri Bupati Labusel Edimin serta Wakil Bupati Labusel Ahmad Fatli Tanjung, Sekda Labusel Heri Wahyudi, Kompol Bambang Gunanti, Ketua MUI Labusel Maratmin, para asisten, Kepala OPD, Ketua Karang Taruna, para camat, dan Kades se Labusel.
Ketua IPSM Labusel Muhamad Hasir dalam sambutannys berterima kasih atas kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Labusel serta segenap tamu undangan lainnya yang telah memenuhi undangan hadir dalam kegiatan pelantikan tersebut.
“IPSM Labusel 2021 lalu sudah menyalurkan bantuan sosial kita juga meningkatkan kepedulian warga masarakat dalam menangani masalah sosial sebagai mitra pemerintah institusi dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial,” papar Muhamad Hasir.
Ia menambahkan bahwa tujuan dibentuknya IPSM adalah untuk terwujudnya kesosialan agar terpenihinya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan sosial. PSM dikatakan Hasir juga berkodinasi dengan para kepala desa serta lurah untuk bersinergi dengan pilar sosial dan penyelenggaraan pembangunan lainnya.
“Untuk membantu koperasi beberapa pengurus penyandang disabilitas sebagai laporan pada seluruh hadirin hari ini bahwa IPSM Labusel dalam kurun waktu beberapa bulan sudah melaksanakan program bantuan pada kaum disabilitas dan lansia, bantuan kursi roda sebanyak 12 buah 2 tongkat untuk penyelenggara disabilitas 30 buah 3 bantuan alat musik keibod bagi tunanetra, pelatihan pembuatan tempe dimasing masing kecamatan, raket PKH se labusel, bantuan alat dengar sejumlah 10 buah, serta paket simbako 500 paket bagi lansia serta kerjasama dengan salah satu pengurus PSM kecamatan kampung rakyat dalam melaksanakan terapi bagi orang tidak mampu dalam hal bantuan ini,” sambung Hasir.
Sementara itu, Bupati Labusel Edimin meminta pada semua pengurus IPSM se Labusel agar melakukan pendataan ulang warga yang berhak menerima bantuan sosial.
“Karena selama ini data yang ada tidak peilit yang dapat bantuan sosial itu keluarga kepala dusun jadi ini atas kepemimpinan kami dengan Ahmad Fatli harus data itu akurat jangan seperti di kampung saya tanjung Medan orang punya mobil orang punya kebon dapat bantuan sosial,” papar Bupati (Mirwan Hasibuan)





















