LANDAK- Polres Landak menggelar doa bersama untuk para korban meninggal dunia dalam tragedi di Stadion Sepak Bola Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang terjadi beberapa waktu lalu.

Kegiatan doa bersama dipimpin langsung oleh tiga rohamiawan diantaranya Pendeta Krendo Wahono, Pendeta Sihombing dan Ustad Sholeh Iskandar.

Turut hadir dalam doa bersama Kapolres Landak AKBP Steby Frits Pattiasina diikuti sejumlah pejabat utama Polres Landak dan anggota, Ketua DPRD Landak Heri Saman bersama anggota toko pemuda dan toko masyarakat.

Kegiatan doa bersama ini dilaksanakan di Gereja Katolik ST. Ignasius Loyola Polres Landak serta Majid Nur Aman Polres Landak.

Kapolres Landak AKBP Stevy Frits Pattiasina dalam kesempatan tersebut menyebutkan bahwa kegiatan doa bersama ini merupakan wujud empati atas tragedi kemanusiaan yang menimpa para suporter dan petugas yang meninggal dunia dalam peristiwa di Stadion Kanjuruhan Malang yang terjadi pada Sabtu (01/10) lalu.

“Barusan kita lakukan doa lintas agama bersama bukan hanya di Polres namun juga secara serentak di Polsek jajaran sebagai bentuk rasa empati kepada suporter Aremania yang menjadi korban, termasuk dua anggota Polri yang melakukan pengamanan. Semoga arwah para korban diterima di sisi Allah SWT dan diampuni segala dosanya,” ungkap Stevy.

Kapolres berharap, keluarga korban yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan dan tragedi memilukan seperti ini tidak terjadi lagi.

“Semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali dimasa yang akan datang,” pungkas Kapolres.

Adapun peristiwa kerusuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terjadi seusai laga derbi antara Arema FC vs Persebaya pada Sabtu (01/10). Tragedi yang terjadi ini menyebabkan seratusan suporter Aremania tewas. Selain itu, dua anggota Polri yang melakukan pengamanan juga tewas dalam kejadian itu (RED).

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini