LANDAK – Subbidprovos Bid Propam Polda Kalbar menggelar kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) terhadap personel Polres Landak, Rabu (20/8/2025).

Kegiatan berlangsung di halaman apel Mapolres Landak dan dipimpin langsung Kasubbidprovos Bid Propam Polda Kalbar, AKBP Bibit Triyono bersama tim.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Landak Kompol Syaiful Bahri, para Kabag, Kasat, Kasi, perwira, serta seluruh personel Polres Landak.

Pemeriksaan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan pengecekan kendaraan dinas dan pribadi milik personel. Dari hasilnya, tercatat 11 anggota memiliki SIM yang sudah habis masa berlaku, dua personel tidak membawa STNK, serta dua lainnya kedapatan tidak lengkap kelengkapan kendaraan.

Setelah pemeriksaan kendaraan, Propam melanjutkan pengecekan seragam dinas (gampol), sikap tampang, serta isi handphone terkait indikasi judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol). Hasilnya, tujuh personel melanggar ketentuan gampol, lima anggota dinilai kurang rapi dalam sikap tampang, sementara indikasi judol maupun pinjol tidak ditemukan.

Propam juga melaksanakan tes urin terhadap 33 personel Polres Landak. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel negatif narkotika maupun obat-obatan terlarang.

Kegiatan berlanjut ke Polsek Ngabang Polres Landak. Di sana, tim kembali menemukan beberapa pelanggaran terkait sikap tampang dan kelengkapan kendaraan.

Kasubbidprovos Bid Propam Polda Kalbar, AKBP Bibit Triyono, menegaskan bahwa kegiatan Gaktiblin merupakan upaya menegakkan disiplin di tubuh Polri.

“Kami hadir bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan setiap personel tetap disiplin dan profesional dalam bertugas. Semua temuan akan menjadi bahan evaluasi dan ditindaklanjuti sesuai aturan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakapolres Landak Kompol Syaiful Bahri mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menyebut disiplin sebagai pondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

“Melalui Gaktiblin ini, diharapkan seluruh anggota Polres Landak semakin meningkatkan tanggung jawab serta menjaga marwah institusi Polri di mata masyarakat,” ujarnya.

Kompol Syaiful juga mengingatkan agar disiplin tidak hanya dijalankan saat ada pemeriksaan.

“Disiplin harus menjadi kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Hal-hal kecil seperti kelengkapan surat kendaraan, kerapian seragam, hingga sikap tampang adalah cerminan profesionalitas anggota Polri,” tegasnya.

Ia menambahkan, tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat narkoba maupun judi online.

“Alhamdulillah, hasil tes urin hari ini seluruhnya negatif. Ini harus dipertahankan, karena kita sebagai Polri wajib menjadi teladan, bukan justru melanggar hukum yang kita tegakkan,” tutupnya (RED).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini