LANDAK – Pj. Bupati Landak Samuel menghadiri kegiatan panen raya padi sekaligus penyerahan alsintan berupa hendtractor dan santunan perlindungan jaminan sosial Ketenagakerjaan di Desa Ringo Lojok, Kecamatan Banyuke Hulu, Sabtu (18/03/2023).

Kegiatan tersebut juga turut dihadiru Staf Ahli Bupati, Ketua TP-PKK Kabupaten Landak, Perwakilan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Kalbar, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak, Porkopimcam Kecamatan Banyuke Hulu, Kepala BPS Landak, Perwakilan PT NuFarm Indonesia, Kepala Desa Ringo Lojok, Kepala Puskesmas, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, para petani dan tamu undangan.

Samuel dalam kesempatan itu merasa bangga dengan semangat petani dan dengan hasil produksi padi di Desa Ringo Lojok.

“Saya sangat bangga dan turut senang atas hasil panen yang diperoleh oleh para petani di Desa Ringo Lojok ini sudah dihitung produksinya tadi bahwa 1 Ha dapat menghasilkan 6.4 ton ini berkat semangat dari para petani yang menggarap sawahnya dengan baik dibimbing oleh para penyuluh dari BPP dan dipantau langsung oleh pak kadis jadi hasilnya sangat memuaskan,” ujar Samuel.

Samuel menyanpaikan bahwa hasil produksi di Desa Ringo Lojok diatas rata-rata di Kabupaten Landak.

“Secara keseluruhan di Kabupaten Landak ini. Secara rata-rata hasil produksi hanya 4.1 Ton perhektar berarti di Desa Ringo Lojok ini berada diatas rata-rata produksi pertanian hasil panen untuk di Kabupaten Landak,” terang Samuel.

Ia berharap agar petani yang ada di Desa Ringo Lojok terus memiliki semangat yang tinggi dalam bertani.

“Oleh Karena itu, saya harapkan semangatnya harus tetap tinggi untuk terus bertani untuk menanan kebutuhan sendiri, karena kebutuhan pangan utamanya beras ini saat ini merupakan perhatian pemerintah,” harapnya

Selanjutnya dengan adanya bantuan alsintan berbentuk handtraktor dari Pemerintah Daerah Kabupaten Landak ia berharap agar para petani dapat bertanggung hawab dalam memelihara alsintan ini.

“Kelompok tani di Desa Ringo Lojok ini dapat bantuan alsintan handtraktor, saya harap agar dijaga bersama sama sehingga masa pakainya dapat di gunakan lebih lama,” ungkap Samuel.

Samuel juga menegaskan agar lahan pertanian yang masih kosong kedepannya dapat digarap semua untuk memenuhi kebutuhan pangan yang ada di Kabupaten Landak.

“Kedepannya lahan pertanian yang ada harus dimanfaatkan dengan baik, untuk ditanami tanaman pangan, karena Desa Ringo Lojok ini merupakan salah satu lumbung beras di Kabupaten Landak,” tukas Samuel.

Samuel mengajak masyarakat untuk mencoba menanam tanaman lain selain padi khususnya cabai untuk kebutuhan sendiri dan untuk tambahan penghasilan.

“Saya ingin mendorong para petani terkait untuk menanam tanaman lainnya. untuk lahan-lahan yang kosong coba usahakan untuk menanam cabai karena tanaman cabai ini merupakan salah satu penyebab Inflasi di Negara Indonesia. Selain untuk mencukupi kebutuhan sendiri hasilnya juga dapat menambahkan pendapatan, untuk bibit cabai nanti bisa dibantu oleh Dinas Pertanian,” tutup Samuel (RED).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini